Poto bersama Kapolda Jabar, Waka Polda dan para Jurnalis

Laporan : Yatiman

Bandung, metropuncaknews.com – Polda Jabar acara Gelar Family Gathering bersama para jurnalis. Acara tersebut  diselenggarakan Dalam Rangka Mendukung Pileg Dan Pilpres Tahun 2019 Yang Aman Damai dan sejuk di Provinsi Jawa Barat. Kegiatan tersebut digelar di Universal Hotel Jalan Setia Budi No.376 Kota Bandung pada Jumat (30/11).

Nampak hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto, M.Si didampingi Wakapolda Brigjen Pol Supratman, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Truno Yudho Wisnu Andhiko dan Pejabat Utama Polda Jabar serta para jurnalis .

Dalam sambutannya Kapolda mengatakan, silahkan  menjadi media yang kritis. Karena sudah menjadi tugas media. Tapi harus dengan data yang akurat dan bisa memberikan jalan keluarnya. Sehingga betul betul  bisa ikut mendinginkan suasana karena suhu politik pasti meningkat dan itu  wajar namanya,

Karena pesta demokrasi, pasti masyarakat Jawa Barat secara logika terbagi dalam beberapa kelompok dan itu wajar dan legal. Karena semuanya telah di atur oleh Undang-Undang Pilkada. Namun semuanya telah kita lalui dan telah selesai semuanya dengan kondusif. Semua itu berkat bantuan dan partisipasi rekan-rekan jurnalis yang ada di Jawa Barat.

Selanjutnya tahapan pesta demokrasi saat ini sudah memasuki masa kampanye. Kebetulan ada dua pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden. Maka secara logika masyarakat Indonesia termasuk Jawa Barat termasuk Kota Bandung terbelah menjadi dua kelompok dan itu legal dan sah. “ Kita TNI Polri bertugas mengamankan  pesta demokrasi itu” kata Kapolda.

Semua mempunyai hak yang sama. Beda pilihan itu hal yang wajar dalam demokrasi. Tapi  semua  harus mengedepankan persatuan dan kesatuan. Meski nanti pilihannya berbeda, kita harus guyub dan rukun untuk menjaga potensi-potensi konflik agar tidak terjadi gesekan di masyarakat.

Banyak contoh nyata akibat dari satu konflik. Seperti di Ambon dan Timur Tengah hingga saat ini semua jadi terpisah. Untuk recaverinya sangat lama. Untuk itu masyarakat Jawa Barat jangan sampai seperti itu. Alhamdulilah berkat dukungan media di Jawa Barat melalui pemberitaan yang soft dan lebih teliti dan kroscek terlebih dahulu kebenaran dari informasi yang kita dapat jangan langsung di share. Jangan sampai kita terlibat dalam potensi mengshare, potensi menghasut dan potensi memfitnah. “ Maka dalam hal ini polisi pun tetap akan melakukan upaya hukum untuk melindungi masyarakat yang lainnya,” kata Kapolda.

Selanjutnya Kapolda menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama yang sudah baik selama ini dengan media. Tentunya hal itu harus terus   ditingkatkan. Maka deklarasi hari ini tujuannya untuk membangun Jawa Barat tetap maju dan terbebas dari potensi konflik.

Masih dalam waktu yang sama Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Truno Yudo Wisnu Andiko dalam sambutannya mengatakan, Humas Polda Jabar mengundang 100  rekan dari jurnalis, 30 dari sahabat dan mitra kepolisian dan juga  5 orang dari pemerhati kekerasan terhadap anak.

Pada kesempatan itu, Kabid Humas menyampaikan ucapkan terima kasih kepada Kapolda dan rekan jurnalis. Menurutnya, saat ini 50 persen masyarakat terkoneksi dengan internet dan 40 persennya kurang lebih pengguna aktif media sosial. Dalam perkembangannya  dan kaitannya dengan family gathering ini sifatnya kerjasama, penylenggaraan dan pembinaan  tentang informasi dan data di masyarakat tentang informasi yang perlu diketahui. Yaitu informasi edukasi dan untuk terus meningkatkan kerjasama dibawah arahan dan bimbingan Kapolda. “ Sehingga kita dapat melakukan kegiatan family gathering dengan para jurnalis pada hari ini,” terangnya.

Dalam kegiatan family gathering itu juga dilakukan penanda tanganan Deklarasi Jurnalis Jawa Barat dalam  rangka Pileg dan Pilpres  Tahun 2019 yang aman, damai dan sejuk di Jawa Barat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here