Kapolda bersama paslon Gub dan Cawagub serta para peserta acara halal bihalal dan Istighosah

Liputan : Yatiman

Bandung, metropuncaknesw.com – Dalam rangka mewujudukan Pilkada Jawa Barat Tahun 2018 yang damai dan sukses yang akan dilaksanakan pada 27 Juni mendatang, Polda Jabar menggelar acara Halal Bihalal dan Istighosah. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Youth Arcamanik Sport Centre Jl. Pacuan Kuda No. 52 Kel. Sukamiskin Kec. Arcamanik Kota Bandung, Minggu (24/6).

Kegiatan tersebut dihadiri 1500 jemaah yang merupakan perwakilan santri dari Ponpes, Ulama, Habib, Forum Ormas, LSM dan Komunitas Jabar, BANSER NU, Serikat buruh / serikat pekerja dan elemen masyarakat lainnya.

Bertindak selaku penyelenggara kegiatan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prov. Jawa Barat.Ada pun maksud dan tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut, yaitu dalam rangka mewujudukan Pilkada Jawa Barat tahun 2018 yang damai dan sukses. Nampak hadir dalam kegiatan tersebut, K.H. Maulana Al-Habib Luthfi Bin Yahya (penceramah/Ketua MUI Jawa Tengah/Rois JATMAN/Komandan BANSER PBNU Pusat).

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prof. Dr. K.H. Rahmat Syafei, Lc., M.A. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Prov. Jawa Barat Dr. H. Yayat Hidayat, S.Sos., M.Si., Ketua Bawaslu Prov. Jawa Barat Harminus Koto., Paslon Cagub dan Cawagub No. Urut 1 Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul Ulum. Paslon Cagub dan Cawagub No. Urut 2 Tubagus Hasanuddin – Anton Charliyan. Paslon Cagub dan Cawahub No. Urut 3 Sudrajat – Ahmad Syaikhu. Penjabat Gubernur Jabar Komjen Pol. Drs. MOCHAMAD IRIAWAN, S.H. M.M, M.H. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Kartiwa.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si. Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Drs. Supratman, Kasdam III Siliwangi Brigjen TNI Nurcahyanto, M.Sc, Kapolrestabes Bandung Kombes. Pol. Drs. Hendro Pandowo, M.Si. Kasatgas Nusantara Pusat, Pejabat Utama Polda Jawa Barat, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat / yang mewakili, Kepala Pengadilan Tinggi Jawa Barat / yang mewakili. Kepala BINDA Jawa Barat, Ketua DPRD Jawa  Barat Ineu Purwadewi Sundari, S.Sos., M.M.,Pimpinan Majelis Sayiddul Wujud / Ketua Dewan Dakwah Ormas Islam FPI Jabar Habib Ahmad Kazim Al-Kaff.,Pimpinan Forum Pondok Pesantren Jabar K.H. Edi Komarudin. Pimpinan Forum Ormas, LSM & Komunitas Jabar R. Hendra Mulyana, S.H, Sekretaris Aliansi Buruh Jabar  Dani Ramdani Saputra serta tamu undangan lainnya.

Adapun rangkaian acara dalam kegiatan Halal Bihalal dan Istighosah tersebut yaitu sebagai berikut, penampilan Marawis dari TNI – Polri Pembukaan oleh MC, Pembacaan Quran Surat Ali Imron ayat 103 – 104 yang dibacakan oleh Brigadir Fauzi (Polres Karawang) dengan Sari Tilawah Serka TNI Selly (Kodam III Siliwangi). Penyambutan kedatangan K.H. Maulana Al-Habib Luthfi Bin Yahya di lokasi acara.

Ketua MUI Jawa Barat Prof. Dr. K.H. Rahmat Syafei, Lc, M.A, dalam sambutanya menyampaikan ucapan selamat datang kepada K.H. Maulana Al-Habib Luthfi Bin Yahya. Kegiatan Istighosah ini dimaksudkan untuk memohon kepada Allah SWT untuk menjaga keamanan dalam pelaksanaan Pilkada Serentak di Jawa Barat menjelang pemungutan suara pada tanggal 27 Juni 2018. Disamping itu, memohon kepada Allah SWT agar dapat terus menjaga pribadi kita karena saat ini masih dalam suasana Idul Fitri.

Selanjutnya Kasdam III Siliwangi Brigjen. TNI Nurcahyanto, M.Sc dalam sambutanya mengatakan, makna Istighosah yaitu untuk mempererat tali silaturahmi yang sudah terjalin dan sebagai bentuk atau wujud rasa syukur. Kasdam berharap, dengan terselenggaranya kegiatan Istighosah ini dapat menjadi pencerah bagi semua pihak khususnya yang terkait dengan penyelenggaraan Pilkada Serentak di Jawa Barat tahun 2018.

“ Kami dari Kodam III Siliwangi menyatakan siap membantu Polda Jabar dalam memberikan pengamanan terhadap seluruh rangkaian kegiatan Pilkada Serentak di Jawa Barat tahun 2018 dan kami dari Kodam III Siliwangi menyatakan siap menjunjung tinggi netralitas dalam pelaksanaan Pilkada Serentak di Jawa Barat,” ujarnya menegakan.

Acara dilanjut dengan pemaparan dan pemutaran Video tentang Kampanye dan Paslon.

Sementara Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si. dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada K.H. Maulana Al-Habib Luthfi Bin Yahya dan rekan – rekan FKPD tingkat Jawa Barat. Kapolda menyatakan tekad untuk siap mengamankan dan mengawal kegiatan pesta Demokrasi di Jawa Barat tahun 2018. Salah satu tolak ukur keberhasilan Pilkada adalah aparat baik Polri maupun TNI harus bersikap netral.

“ Saya selaku Kapolda Jabar telah menginstruksikan kepada jajaran agar tetap menjaga netralitasnya dalam rangkaian pelaksanaan Pilkada di Jabar tahun 2018,” jelas Kapolda.

Untuk itu, lanjut Kapolda, upaya atau ikhtiar dalam mengamankan dan mengawal pelaksanaan Pilkada di Jawa Barat sudah dijalankan bersama TNI dan stakeholder lainnya. “ Saat ini kita berdoa dalam kegiatan Istighosah dan Halal Bihalal dengan mengundang K.H. Maulana Al-Habib Luthfi Bin Yahya agar Pilkada di Jabar dapat berjalan dengan aman dan kondusif,” imbuhnya.

Tausiyah dengan penceramah/mubaligh K.H. Maulana Al-Habib Luthfi Bin Yahya, yang pada intinya mengatakan, harga diri dan kehormatan bangsa ini mesti kita jaga. Karena untuk memperolehnya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu perjuangan berdarah, tetesan air mata dan pengorbanan lainnya.

“ Maka apabila dalam pelaksanaan Pilkada kita tetap menjaga semangat merah putih, maka Insya Alloh akan berjalan dengan aman,” ujarnya.

Selanjutnya berkaitan dengan demokrasi, lanjut dia.  itu merupakan hal yang indah. Juga peran tokoh agama/ulama saat ini sangat diperlukan untuk menjadi tauladan yang baik dan untuk memberikan pemahaman yang baik kepada warga Muslim di Jawa Barat, agar  Pilkada dapat disikapi secara bijak.

K.H. Maulana Al-Habib mengatakan, kita tidak berbicara pro dan kontra. Namun realitanya apabila kita tidak dapat mempererat kerukunan diantara kita, maka dapat dikatakan kita kalah dengan orang mati. Mengapa dikatakan, demikian karena Sunan Gunung Jati yang telah lama wafat, namun beliau mampu mempersatukan umat. Selanjutnya Kapolda Jabar berharap, Jawa Barat menjadi percontohan wilayah bagi Indonesia, karena masyarakatnya mampu menjaga persatuan dan kesatuan serta kerukunan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here