Polda Jabar Gelar Acara Bhakti Kesehatan

Laporan : Yatiman

Bandung, metropuncaknews.com – Dalam rangka membantu masarakat kurang mampu dan meramaikan Bhayangkari Trail Advetrue yang digelar Polda Jabar dengan Sat Brimob, Rumah Sakit Sartika Asih Bandung, milik Polda Jabar, melakukan kegiatan sosial dibidang medis atau yang disebut Bhakti Kesehatan.

Bhakti sosial di bidang medis ini dilaksanakan di Gedung Olah Raga Mako Brimob di Cikeruh Sumedang. Kegiatan ini melibatkan 300 orang pasien dari Desa Sayang Kecamatan Jatinangor Sumedang. Selain mendapatkan pelayanan kesehatan gratis, pada acara ini para pasien juga mendapatkan obat gratis dan sembako.

Kepala Rumah Sakit Sartika Asih Kombes Dr. Farid Amansyah, S,Ppd, melalui Wakil Kepala Rumah Sakit AKBP Dr. Agung Santosa, S.P.MH,Kes yang ditemui di lokasi mengatakan, gelaran Baksos ini juga dalam rangka memperingati Hari Kartini 2018. Sekaligus menyambut Kasat Brimob yang baru Kombes Pol Arif Budiman  yang acara Sertijabnya sudah dilakukan beberapa hati yang lalu dan dipimpin langsung Kapolda Jabar Irjen Dr. Agung Budi Maryoto, M.Si.

” Kita targetkan 300 pasien yang kita obati, tidak besar-besaran tapi sasarannya bermanfaat bagi masyarakat. Selain diberikan pelayanan kesehatan gratis, obat gratis juga masing-masing pasien diberi sembako,” kata Agung Santosa.

Selanjutnya Agung mengatakan, kegiatan tersebut adalah program rutin rumah sakit Sartika Asih Bandung. Selain itu juga mengadakan khitanan massal setiap bulan dan setiap Jumat keliling mesjid dengan menerjunkan satu team medis.

Selain itu, tiap hari Minggu, pihaknya juga keliling gereja untuk Baksos kesehatan. Ada pun anak yang dikhitan sebulan sekali mencapai 15 sampai dengan 20 orang, Pasien RS Sartika Asih, 80 persennya omum. Sedangkan bagi pasien yang tidak mampu disediakan kartu Penerima Bantuan Iuran (PBI). “ Bahkan jika memang tidak mampu sama sekali biayanya digratiskan,” ungkapnya.

Agung menambahkan, di RS Sartika Asih semua dokter  spesialis ada dan dilengkapi dokter umum. Agung juga mengatakan, pihaknya  mohon doa dari seluruh warga Bandung khususnya agar bulan depan RS Sartika Asih naik peringkat jadi type B.

Menurut dia, di RS Sartika Asih juga bisa pasang ring jantung dan invertilitas jumlah dokter ada 68 orang. Dokter umumnya 8 orang. Setiap tahun, RS Sartika Asih juga menerima dokter intersif dari Dinkes sebelum melaksanakan PTT. Yaitu 8 bulan di RS Sartika Asih  dan 4 bulan di Puskesmas.

“ RS Sartika Asih berdiri sejak 1956 hingga sekarang, ada juga pelayanan forensik untuk visum dan pelayanan kesehatan gratis bagi tahanan, kapasitas pasien 167 bed, 50 persen kelas 3 karena mengutamakan pasien tidak mampu agar mendapatkan layanan kesehatan secara optimal,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here