Polantas Polres Cianjur gelar Operasi Zebra di depan kantor Polsek Ciranjang

Laporan : Sam As

Cianjur, metropuncaknews.com Jajaran Polantas Polres Cianjur dan Polsek Ciranjang, Sabtu (09/11), mulai puku 08,00 sampai pukul 12,00 WIB, mengelar Operasi Zebra Lodaya 2018. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Raya Cianjur-Bandung. Tepatnya di depan kantor Polsek Ciranjang.

Pada Oprasi Zebra tersebut, petugas menindak para pengedaraan kendaraan bermotor yang tidak bisa memperlihatkan SIM dan STNK. Ada pun tindakan yang dilakukan petugas berupa tilang dan menahan kendaraan yang surat-ratnya bermasalah

Saat itu, petugas mengamankan surat-surat dan kendaraan yang bermasalah. Seperti SIM C sebanyak 38 lembar, STNK sebanyak 173 lembar dan mengamankan pisik kendaraan R2  sebanyak 6 Unit, hingga julamlah keseluruhan sebanyak 217 buah.

Kapolsek Ciranjang Kompol S Lubis menjelaskan, digelarnya Oprasi Zebra Lodaya itu merupakan tindak lanjut dari program Kapolri dan digelar sejak tanggal 30 Oktober sampai dengan 14 November 2018.

Pada kegiatan itu, Petugas Kepolisian Polsek Ciranjang, sifatnya hanya sebagai pembantu saja. Sedangakn para petugas intinya, itu  seluruhnya dari petugas kepolisian Lantas Polres Cianjur.

Kapolsek mengingatkan, warga manapun yang unit kendaraannya diamankan jajaran Polantas Polres  Cianjur, jangan merasa riskan. Karena kendaraannya itu bisa diambil kembali dengan syarat harus memperlihatkan kelengkapan surat-surat asli kendaraan yang diamankan pihak jajaran Polantas Polsek Cianjur.

Selanjutnya Kapolsek berpesan pada seluruh warga Kecamatan Ciranjang, Bojongpicung, Haurwangi dan warga lainnya, bila bepergian kemanapun dengan mengendarai R2 mapun kendaraan R4 seluruh surat-surat dan kelengkapan kendadaraan lainnya mohon diperhatikan. “ Terutama helm bagi pengendara motor dan sabuk pengaman bagi mengendara mobil,” ucap Kapolsek Ciranjang.

Sementara itu, salah seorang pengendara motor yang aman dari perlengkapannya, Wawan Ubaidilah (24) menambahkan, sejal awal memiliki motor, pihaknya terlebih dahulu melengkapi identitas diri dan identitas kendaraan. Hingga bila pergi kemanapun tak riskan akan adanya oprasi zebra atau operasi apapun.

Selain itu, pihaknya selalu disiplin bila ingim bepergian mengunakan motor. Sebelum berangkat periksa terlebih dahulu STNK, SIM, Helm, amper bahan bakar, kondisi ban dan perlengakap lainnya. Setelah semuanya lengkap, baru berangkat menuju tujuan. Tentu saja hal itu akan membuat nyaman dan aman diperjalanan.

Kiranya, apa yang dilakukan Wawan itu, patut ditiru oleh siapa pun yang memiliki kendaraan bermotor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here