Pemasangan banner Bacaleg dipasang di pohon yang berada di kanan-kiri jalan. Pemasangannya pun menggunakan paku. Hal inilah yang disesalkan banyak pihak

Laporan : Sam AS

Cianjur, metropuncaknews.com – Untuk memperperkenalkan diri sebagai Bakal Calon Anggota Legislatif, para calon legislatif dari berbagai Partai Poltik, sudah mulai bermunculan dengan memasang baligho, bender dan atribut partai berikut dirinya sebagai calon. Namun sangat disayangkan, memasang, menempelkan baligho, bender atau poster caleg itu, dipasangnya dipaku langsung di pohon yang berada di kanan kiri jalan (Kakija).

Salah satu contohnya, lihat saja bender Caleg Provinsi No. 1. H Onnie Suroso Sandi SE dari paratai NasDem. Terlihat sudah berjejer dipasang dipaku langsung pada pohon yang berada di kanan-kiri jalan (Kakija) raya Bandung – Cianjur. Tepatya di Kampung Sipon, Desa Sindangjaya Ciranjang, Jalan Ciranjang-Bojongpicung tepatnya di Kampung Cibogo Desa Mekargalih, Ciranjang, Jalan Doktor Mangku-Cipeuyeum tepatnya di Kampung Pasirgombong, Desa Mekarwangi, Haurwangi, Cianjur.

Tentu saja, pemasangan baligo, bender caleg tersebut, disorot berbagai pihak. Hingga poto bender H Onnie Suroso Sandi  SE diupload di media sosial Facebook. Seperti halnya pada akun Fb milik Kohar Efendi, mengkritisi tentang pemasangan baligho, bender yang dipaku langsung di pohon. Karuan saja hal itu menjadi viral dan banyak yang memberi komentar.

Pengurus Komite Independen Pegawas Pemilu (KIPP) Kabupaten Cianjur, saat dikonfirmasi,  Kohar Effendi menjelaskan, sekarang ini, seharusnya sudah tida ada seorang Caleg, Timses atau pengurus partai yang memasang baligho, bender foto caleg dipasang, dipakun langsung di pohon. Karena dalam aturan pun hal tersebut tidak dibenarkan.

Karena itu, pihaknya mengharapkan pada pihak KPUD, pengurus partai, timses untuk segera menurunkan baligho, benter Caleg yang dipasang, dipaku langsung di pohon. Selain itu pihaknya mengharapkan pada seluruh Caleg dan timses mana pun, untuk  mempelajari aturan, Undang-Undang (UU) No. 7/2017, UU Partai Politik, UU KPUD, Peraturan Bawaslu, serta menjungjung tinggi azas Luber, Jurdil, berintegrasi dalam pemilu.

Selain itu, pihaknya mengaku menkritisi melalui akun Facebook nya denga memasang bender foto caleg Onnie Suroso, SE, ternyata banyak yang memberi komentar yang cukup tajam. “ Karena seluruh pengguna akun Facebook sudah paham tentang aturan Kampanye pada Pemilu,” ucap Kohar Effendi.

Sementara itu, salah seorang pengurus Follic, Erwin (50) menambahkan, sekarang itu, pohon yang berdiri tegak di Kakija Provinsi mapun Kakija Kabupaten,  khusnya pohon tranbesi itu ditanam dan diurus  pihak TNI. Hingga sekarang pohonnya sudah besar besar dan tinggi.

Namun herannya, pihak timses  dengan seenaknya memasang baligho, bender Caleg dipaku di pohon. Padahal hal itu selain melanggar aturan juga merusak pohon itu sendiri. Karena itu diharapkan pada pihak Panwaslu, Timses atau pengurus partai segera menurunkan baligho, bender yang dipasang langsung dipaku dipohon.

“ Kalau memang tidak ada respon, maka pihak TNI selaku pemilik pohon yang berada di Kakija, mohon menindak tegas, menurunkan paksa baligho, bender tersebut,” ucap Erwin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here