Laporan: Sam/Iriyanto

Cianjur, metropuncaknews.com – Pohon trambesi yang berjajar di pinggir jalan raya Terusan Cipeuyeum – Bojongpicung.  Tepatnya, Kampung Pasir Junti RT 02/03, Desa Mekarwangi Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur, tumbang dan menimpa kabel jaringan telepon, Rabu (15/9/2021) sekira pukul 17.30 WIB,.

Tidak hanya itu saja, puluhan rumah milik warga Kampung Tegal Koneng, Pasir Danas, Munjul, Pasir Waru, Cipeuyeum, Pasir Gombong, Soropotan, Pasir Loa, Pasir Ceri, dan di kampung lainnya yang ada di Desa Mekarwamgi, gentingnya berterbangan hingga ambrol disapu angin kencang. 

Kejadian bencana alam tersebut, tidak mengakibatkan korban jiwa. Hanya di setiap kampung, warga menderita kerugian material yang nilainya belum bisa terhitung jumlahnya.

Ketua RT 02 Warga Kampung Pasir Waru Mang Ade (50) memaparkan, angin kencang disertai hujan lebat itu terjadi pada pukul 17. 30 WIB. Akibatnya beberapa pohon besar yang berada di pinggir jalan raya, tepatnya di Kampung Pasir Waru, pohon tranbesi besar tumbang ketengah jalan. Bahkan ada yang menimpa jaringan kabel telepon. Selain itu, ada juga yang menimpa bangunan rumah. Hingga puluhan rumah disetiap kampung yang ada di Desa Mekarwamgi gentingnya berterbangan, hingga ambrol.

“ Kejadian bencana alam tersebut, sekarang sedang didata pihak Pemerintah Desa Mekarwamgi beserta Bhabinmas, Babinsa, Retana Desa, Ketua RT /RW dan masyarakat turun kesetiap kampung yang rumahnya ambrol,” kata Mang Ade.

Sementara itu, Kepala Desa Mekarwamgi Cecep Surahman mengatakan, memang benar di setiap kampung dan di setiap ke RW-an yang ada Desa Mekarwamgi, banyak rumah yang gentingnya berterbangan disapu angin kencang.

Tidak hanya itu saja, pohoh besar yang ada di pinggir jalan raya Terusan Cipeuyeum – Doktormangku Bojongpicung, banyak yang tumbang. Bahkan ada yang tumbangnya menimpa rumah warga, hingga rumahnya ambruk.

Sekarang pihaknya belum bisa memperediksi berapa jumlah bangunan rumah yang ambruk dan total jumlah kerugian warga. Karena masih melaksanakan pengecekan di lapangan.  “ Bagi warga yang rumahnya ambruk, untuk sementara dievakuasi ke rumah tetangganya,” jelas Cecep.

Dilain pihak, tokoh Pemuda Kecamatan Haurwangi yang rumahnya di Kampung Cipeuyeum Agus Cemong (45) mengatakan, di wilayah Desa Mekarwamgi banyak rumah yang gentingnya berterbangan. Tidak hanya itu, kios – kios yang ada di pinggir jalan raya Cianjur – Bandung, tepatnya di pinggir kiri SPBU Cipeuyeum, Desa Cipeuyeum, ambruk rata dengan tanah.

“ Maka dengan itu, diharapkan pada  pihak yang berkompenten mohon segera melaksankan pendataan kesetiap kampung, karena dikhawatirkan banyak rumah yang ambruk atau rusak tersapu angin kencang,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here