Pohon Trambesi yang berada di pinggir Jalan Ciranjang - Jti tumbang

Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com

Hujan deras disertai angin kencang menguyur kawasan Ciranjang, Sabtu, 08/03 sekira pukul 16.00 WIB. Akibat cuaca ekstrim tersebut, pohon tramsbesi yang berdiri di pinggir jalan raya  Ciaranjang-Jati, tepatnya di Kampung Nanggala RT 02/04, Desa Nanggalamekar, Kecamatan Ciranjang, Cianjur, tumbang.  

Tumbangnya pohon yang berdiameter 50 Cm tersebut, menutup jalan, hingga arus lalu lintas kendaraan terhalangi. Beruntung petugas sigap menangani masalah itu. Hanya dalam kurun waktu 1jam petugas Kepolisian, Pemerintahan Desa Nanggalamekar yang dibantu masyarakat setempat mampu mengevakwasi pohon tumbang. Hingga arus lalu lintas dari dua arah lancar kembali. 

Salah seorang warga setempat, Usep Rosadi (54) menjelaskan, dengan seketika turun hujan deras disertai angin kencang dan tak luput dari gemuruhnya suara petir. Tak lama terdengar jeritan warga setempat yang minta tolong. Setelah dilahat, ternyata pohon trambesi yang berada di pinggir jalan tumbang dan melintang di tengah jalan  menghalangi arus lalu lintas.  

Saat itu pula pihaknya memberi tahu Kepala Desa Nanggalamekar dan setelah hujan reda  pihak kepolisian Polsek Ciranjang, datang ke lokasi sambil membawa mesin gergaji potong. Proses evakuasi pohon tumbang sedikit alot, karena hujan lebat terus menguyur. 

“ Berkat kerjasana antara pihak desa, kepolisian yang dibantu masyarakat, dalam kurun waktu 1jam pohon tumbang bisa dievakuasi dan arus lalulintas dari dua arah lancar kembali,” ucap Usep. 

Sementara itu, Kepala Desa Nanggalamekar Endang Dahlan menambahkan, tumbangnya pohon tramsbesi besar itu, bukan karena angin kencang saja, tapi semua itu akibat rindangnya pohon tranbesi tersebut, hingga tak mampu menahan beban angin kencang. 

Karena itu diharapkan pada pihak yang berkompenten, agar seluruh pohon di kanan kiri jalan (Kakija), khususnya jenis pohon tramsberi yang sudah besar dan rindang mohon segera dipangkas. Maksudnya untuk meminimalisir terjadinya pohon tumbang, saat ada angin kencang.  

” Pohon di kakija, khususnya pohon trambesi yang sudah rindang mohon segera dipangkas supaya ringan saat angin kencang tiba, karena pohon tramsbesi tergolong pohon yang rapuh dan mudah patah,” ujar Endang Dahlan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here