Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Salah seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) TS (31) warga Desa Cibarengkok Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur, yang bekerja di Bahrain Saudi Arabia. Ia sekarang menjerit ingin pulang. Karena selama bekerja tidak mendapat gaji dan kerap kali disiksa anak majikannya.

TS berangkat menjadi PMI ke Bahrain pada Maret  2010 dibawa salah seorang seponsor yang bernama Hj. Anisa. Diberangkatkan  melalui  PT. Hasrat Nurani Jakarta Timur dan bekerja menjadi pembantu rumah tangga.

Apid (57), ayah kandung TS  mengatakan, TS berangkat ke Bahrain menjadi pembantu rumah tangga pada Maret 2010. Melalui seponsor yang bernama Hj. Anisa dan diberangkatkan pihak  PT. Hasrat Nurani Jakarta Timur.

Awalnya komukasi pihak keluarga dengan TS lancar. Namun pada tahun 2012 hilang kontak. Pada tahun 2020 baru ada hubungan kontak lagi hingga sekarang. Namun sayang, TS sering mengadu selama bekerja menjadi PMI. Gajinya tidak menentu malah sering tidak dibayar dan baru – baru ini anak majikannya galak sering menyiksa hingga babak belur.

“ Karena itu, TS minta pulang ke Indonesia, tapi kesulitan. Karena selain identitasnya ilegal juga tidak memiliki duit untuk beli tiket pesawat,” kata Apid yang terlihat sedih.

Sementara itu, Kepala Desa Cibarengkok, Asep Jalaludin S mengatakan, memang pihaknya belum lama ini telah kedatangan warga Desa Cibarengkok yang bernana Apid. Kedatangannya untuk mengadu masalah putri ketiganya yang berinisial TS  telah 11 tahun bekerja menjadi PMI dI Bahrain.

Selama bekerja  pemberian gajinya tidak menentu. Kadang diberikan kadang juga tidak. Bukan hanya itu saja, konon katanya,  TS sering dianiaya anak majikannya hingga babak belur. Karena itu, TS minta segera dipulangkan ke kampung halamannya, karena sudah tidak kuat bekerja.

“ Dalam waktu dekat kami akan segera berupaya menemui ke dutaan Bahrain, Saudi Arabia minta supaya TS segera dipulangkan dan gaji selama kerja menjadi pembantu rumah tangga minta dibayarkan,” ujar Asep Jalaludin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here