PMI Asal Cianjur 12 Tahun Di Arab Saudi Tak Kunjung Pulang

0
85

Laporan. : Sam Apip

Editor : YH

Cianjur, metropuncaknews.com – Genap 12 tahun seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) bernama Yuyun Bin Odi Warga Kampung Palalangon RT 02/05 Desa Jati Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur, tak bisa pulang ke kampung halamannya, karena ditahan majikannya yang bernama Muhamad Alnamari warga Kota Makkah Almaheysa Arab Saudi.

Ketidakpulangannya itu jelas membuat keluarga merasa khawatir dan membingungkan, sehingga berbagai upayapun dilakukan, mulai jalur spritual, puasa, hingga dzikir/wirid ribuan kalipun dikerjakan. Namun tetap tak membuahkan hasil.

Kakak kandung Yuyun, Tuti Astuti (45) menerangkan, Yuyun berangkat ke Arab Saudi menjadi PMI pada tahun 2010 hingga sekarang belum juga pulang, tapi kalau komunikasi hingga kini masih aktif melalui WhatsApp, tapi bila ditanya kapan pulang dia hanya bisa nangis, karena majikannya selalu melarangnya untuk pulang.

“Selain itu gaji bulanan Yuyun hingga kini belum juga dibayarkan dan bila mengirim uang gaji tak pernah sampai ke tangan pihak keluarga, karena yang mentransfer uang melalui bank itu majikannya dan resinya tidak diberikan. Pernah satu kali diberikan tapi nomor kirimnya salah, hingga tidak bisa dicairkan, ” kata Tuti, Jumat 5 Agustus 2022.

Tuti melanjutkan, 12 tahun sudah adik saya tak bisa pulang, hingga pihak keluargapun sudah putus asa, karena berbagai upaya alternatif hingga spiritual telah dilakukan. Untuk membayar jasa spiritual yang jitu/mujarab kami pernah menjual gabah.

“Kami pernah menjual gabah hasil panen hingga habis untuk membayar jasa spiritual, namun tak ada hasilnya, ” ucapnya mengungkapkan.

Berbagai upaya, sambung Tati, telah dilakukan namun Yuyun masih saja ditahan sama majikannya jadi tak kunjung pulang. Besar harapan kami dengan menguasakan kepada Astakira, adik saya bisa dipulangkan ke kampung halaman.

“Kami mempercayakan dan menguasakan semua kepada Astakira dengan penuh harap Yuyun bisa pulang berkumpul bersama keluarga di kampung halaman, ” harapnya.

Sementara itu, Ketua Astakira Cianjur Ali Hildan (48) membenarkan hal tersebut, “Memang benar adanya bahwa keluarga Yuyun seorang PMI asal Bojongpicung telah menguasakan pada Astakira untuk memproses kepulangan Yuyun, ” kata Najib.

Upaya yang kita lakukan, sambung Najib, saat ini sedang kita garap administrasinya dan dalam waktu dekat pihaknya akan segera melaporkannya pada pihak terkait.

“Kalau semua beres kita akan melangkah ke Kemenlu dan KJRI di Arab Saudi, mudah – mudahan masalah ini bisa cepat selesai dan Yuyun bisa pulang ke tanah air, ” tutupnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here