Penghargaan yang diterima PKBM Al-Hijrah

Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Hijrah, Desa Jatisari, Kecamatan Bojongpicung, Cianjur, tidak hanya bergerak dalam pidak pendidik informal bidang studi saja, melainkan bergerak juga dalam bidang keterampilan. Yaitu dibidang menjahit, komputer, perbengkelan, sablon dan berbagai kesenian lainnya. Seperti membuat berbagai film durasi panjang, sedang dan durasi pendek.

Atas keuletan dan ketekunannya itu, belum lama ini, karya filmnya mampu menyandang predikat terfavorit dari Indonesian Box Office Movie Awarda (Iboma). Predikat yang membanggakan itu diraih dalam rangka Indonesian Short Fllm Festival 2019 yang ditayangakan di vidio.com.

Penghargaan festival film durasi pensek dari Iboma itu, merupakan suatu prestasi bagi PKBM Alhijrah.  Sekaligus menjadi kebanggaan bagi seluruh warga dan Pemerintahan Kecamatan Bojongpicung.

“ Semoga PKBM Alhijrah kedepannya lebih maju lagi dan berhasil meningkatkan keterampilan para peserta didiknya,” harap warga Bojongpicung.

Sementara, Camat Bojongpicung Iyus Yusup mengatakankan, memang benar, PKBM Alhijrah Bojongpicung, dipenghujung bulan April 2019, telah mendapat penghargaan terfavorit dan juga uang pembinaan dari IBOMA. 

PKBM Alhijrah sebelumnya telah mengikuti festival film durasi pendek dengan judul Syair Anak Negeri. Film tersebut ditayangkan di vidio.com. Padahal PKBM Alhijrah, sebelumnya tak mengira akan menjadi juara terfavorit. Karena saat film ditayangkan banyak saingan. Utamanya film hasil karyanya sangat ternama. 

Setelah ada panggilan untuk pengumuman hasil festival di Jakarta, ternyata PKBM Alhijrah mendapat penghargaan terfavorit. Tentu saja hal tersebut merupakan suatu prestasi bagi PKBM Alhijrah itu sendiri dan kebanggaan bagi peserta didiknya, masyarkat dan Pemerintahan Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur.

” Selamat untuk seluruh pengurus dan pelajar PKBM Alhijrah, terus berkarya dengan penuh semangat dan percaya diri, semoga mampu membuahkan hasil yang optimal,” Ucap Iyus. 

Sementara itu, Ketua PKBM Alhijrah Bojongpicung, Wandi Ubadilah menambah, PKBM Alhijrah seluruh pserta didiknya tidak hanya belajar bidang studi teori saja. Melaikan belajar praktek menjahit pakaian, perbengkelan, komputer, sablon dan praktek kerja lainnya. 

Mengenai perfilman,  itu belajar dari pengalaman. Karena tiap tahun PKBM Alhijrah dan lokasi Desa Jatisari Bojongpicung, selalu dijadikan tempat pembuatan film sinetron oleh para pengusaha film yang ditayangkan di TV  Nasional. 

Dari pengalaman itu, pihaknya beserta peserta didiknya mampu menbuat film durasi pendek dengan alat seadanya. Yaitu dengan menggunakan kamera HP anroid. Dengan 6 buah HP anroid, pihaknya mampu membuat film durasi pendek. Hingga akhirnya mendapat prestasi dan penghargaan terfavorit dari pihak penyelenggara IBOMA pada festival film durasi pendek. 

” Penghargaan film terfavorit itu bukan karena kehebatan dirinya, tapi hal itu merupakan kehebatan kerjasama yang solid antara PKBM Alhijrah, Pemerintahan Desa Jatisari, Pemerintahan Kecamatan Bojongpicung dan seluruh masyarakat,” ujar Wandi, merendah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here