Laporan : sam

Cianjur, metropuncaknews.com – Pisah sambut, Kenal Pamit merupakan tradisi, hal biasa yang sering dilakukan banyak orang, utamanya ketika perganti pemimpin disuatu Dinas, Intansi dan Lembaga kepemerintahan, di penghujung acara paling hanya sekedar musyawarah, berjabat tangan dan diakhiri dengan makan bersama.

Berbeda dengan acara pisah sambut Camat Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Iwan Karyadi SH dengan Adang Sumaryadi SH, M.Si, yang dilaksankan di aula Kantor Kecamatan Haurwangi, yang dihadiri Forkopimcam, Para OPD Kecamatan, Para Kepala Desa, PKK dan elemen masyarakat setempat itu terkesan biasa saja juga tidak sedikit yang tertawa karena mendengar guyonan Iwan Karyadi ketika berpidato.

Sebelum doa tutup dimulai, salah seorang perwakilan dari Kepala Desa Cepi Agustina selaku Kepala Desa Kertamukti, spontan berdiri di tempat duduknya, berpidato mengucapkan selamat tinggal dan selamat menjalankan tugas di tempat yang baru.

Isi pidato Cepi Agustina membawa haru suasanya acara pisah sambut menjadi pecah, hampir seluruh peserta yang hadir tak kuat menahan air mata, seperti Kepala Desa Cihea Supriatna yang memiliki tubuh tinggi besar juga memiliki kumis tebal dan hitam tak mampu pula menahan air matanya.

Hal itu terjadi, karena seakan seluruh elemen masyarakat, termasuk para Kepala Desa, OPD Kecamatan, aparat Kecamatan dan tokoh masyarakat tak mau kehilangan Iwan Karyadi, karena mampu mengayomi masyarakat.

Selain memiliki dedikasi tinggi juga memiliki sikap santun, ramah-tamah, murah senyum dan pandai bergaul dengan siapapun selama bertugas menjadi Camat Haurwangi, Ucap Cepi Agustina terlihat dua bola matanya berkaca – kaca.

Sementara itu Ketua Forum Masyarakat Haurwangi Asep Darul (50) menambahkan, harunya ketika pisah sambut, itu menandakan bahwa Iwan Karyadi memiliki karismatik, loyal dan memiliki jiwa kesatria yang mampu menghadapi berbagai persoalan, tidak alergi menghadapi Ormas, LSM juga para awak media.

Maka dengan itu, seluruh OPD Kecamatan, MUI, para Kepala Desa Ormas, PKK dan elemen masyarakat lainnya merasa kehilangan dengan dialih tugaskannya Iwan Karyadi menjadi Camat Cilaku “Ari jadi Camat keneh mah geus we di Haurwangi atuh puguh – puguh moal asa kaleungitan,” (Red), Ucap Asep Darul.

Asep menambahkan, nasi sudah menjadi bubur tak mungkin bisa kembali, mohon maaf adanya semoga kang Iwan Karyadi mampu melaksankan tugas seperti yang telah dilakukan di Haurwangi juga pada Camat Haurwangi H. Adang Sumaryadi selamat datang, semoga dalam melaksanakan tugas menjadi Camat Haurwangi minimal sama dengan Iwan Karyadi maksimalnya lebih, Pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here