Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Untuk meningkatkan tali silaturahim, PGAN dan MAN I Cianjur, selenggarakan Reuni Akbar angkatan 1975-2019. Acara tersebut digelar di Komplek MAN 1 Cianjur terbilang cukup meriah. Karena selain dihadiri kurang lebih 1500 Orang alumni dari semua angkatan juga dihadiri Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman ST. M. Ap. Termasuk guru-guru PGAN & MAN yang sudah pensiun.

Sehari sebelum aacara Reuni Akbar dimulai, terlebih dahulu para alumnus PGAN & MAN 1 Cianjur, menggelar acara bakti sosial. Selain itu juga memberikan santunan pada anak yatim piatu, duafa dan pada jompo warga setempat. 

H. Herman Suherman dalam sambutannya mengatakan, pihaknya menyambut acara ini dengan antusias. Karena hal itu merupakan suatu ajang silaturahmi yang yangat luar biasa dan mungkin pula sesama teman seangkatan baru kali ini bisa bertemu kembali. Selain itu, pihaknya berjanji akan membantu pembangunan untuk terlaksananya dunia pendidikan di MAN 1 Cianjur,

” Saya siap membantu berupa program pembangunan untuk MAN 1 Cianjur, Silahkan urus persyaratannya oleh pihak yang bersangkutan dan dibantu pihak Komite Pendidikan Kabupaten Cianjur,” ujarnya.

Diakhir sambutannya, Herman memohon bantuan doa pada seluruh para alumni PGAN & MAN 1 Cianjur, agar pihaknya bisa melanjutkan pembangunan di Kabupaten Cianjur. ” Kepada seluruh alumni PGAN & MAN 1 Cianjur yang hadir sekarang mohon doa dan dukungannya, semoga saya dapat melanjutkan pembangunan di Kabupaten Cianjur,” kata Herman Suherman. 

Sementara itu, salah seorang Alumni PGAN anggotan 1981, Hj. Yoyoh menjelaskan, dilaksanakannya reuni akbar PGAN & MAN 1 Cianjur mulai dari angkatan 1975-2019, itu benar sangat mengharuskan. Karena banyak kesan tersendiri. Bisa bertemu dengan seluruh guru PGAN yang sudah purna waktu dan bisa bertemu dengan sesama teman seangkatan dan teman satu sekolah waktu dulu. 

Selanjutnya Yoyoh mengajak semua rekannya agar acara reuni tersebut bisa dilaksanakan tiap tahun. Supaya seluruh teman lama menjadi akrab kembali seperti waktu dulu. Selain itu ia mengucapkan terima kasih pada pihak panitia reuni akbar yang telah sukses menggelar reuni akbar. 

Yoyoh mengharapkan pula pada pihak panitia reuni akbar, sususan acara dan pelaksanaan reuni akbar harus dievaluasi. Supaya jangan terkesan acak acakan. Waktu pembukaan terkesan molor, susunan acara tidak tertata rapi. Hingga peserta di tempat acara bagaikan berada di dalam pasar malam. 

,” Saat bupati membuka acara dan berpidato, tidak sedikit peserta yang  lalulalang, bergerombol akting dan berselvi ria, foto bareng di ruangan itu juga, itu benar keliru, diharapkan kedepannya tidak terulang,” tutur Hj Yoyoh, pada awak media,  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here