Kepala UPTD Puskesmas Campaka Dr Tito ikut bersama warga melakukan pemakaman alm Ny Sopiah (61). Foto Istimewa

Laporan : Zenal Mustari

CIANJUR, metropuncaknews.com — Kepala UPTD Puskesmas Campaka Kabupaten Cianjur Jabar, Dr Tito memastikan, warga Kp Sela Eurih Desa Campaka yang meninggal di RS Hermina Bogor dan dimakamkan di Kampung Sela Eurih tersebut, meninggal bukan karena virus corona atau Covid-19.

“ Tapiwajar saja kalau ada warga yang khawatir ditengah situasi pandemi seperti ini. Dari riwayat dan gejala yang kita telusuri ini bukan karena COVID-19,” tegasnya.

Dikatakan Tito, hasil cros cek kalau penanggulangan orang meninggal ini sesuai protap pihak RS dengan mewajibkan jenajah dibawa dengan menggunakan peti mati sesuai SOP RS.

Hasil klarifikasi dengan keluarga, kalau riwayat perempuan berumur 61 tahun ini tinggal Kp. Cipicung RT 013 RW 005 Cileungsi – Bogor. Sebelumnya almarhumah asli orang Campaka. Namun telah lama pindah dan menetap di Cileungsi Bogor.

” Dari riwayat kesehatan diketahui kalau almarhumah ini pernah mengidap penyakit diabetes dan hipertensi,” ujar Tito.

Informasi didapat kata Tito, sebelum meningal Ny. Sopiah (61) binti Uha ini sempat mengujungi saudaranya yang ada di Kp Cimonte Desa Campaka. Tepatnya pada Minggu 12 April 2020 lalu. Senin (13/4) dia (Ny Sopiah-red) mengeluh karena sakit pinggang yang memang kalau ny Sopiahbini memiliki riwayat sakit darah tinggi dan sempat menderita stroke. Selanjutnya sore menjelang magrib, Ny Sopiah kembali ke Bogor.

” Informasi didapat, pada Selasa 14 April 2020, Alm di rujuk ke rumah sakit RS Hermina Mekarsari Cileungsi Bogor, dengan diangnosa Hipertensi, DM dan Eureum kreatinin meningkat dan HB menurun sehingga harus dilakukan cuci dan tranfusi darah, namun belum sempat dilakukan. Sekitar pukul 22.05 Wib, Ny Sopiah di nyatakan meninggal di RS Hermina Mekarsari Cileungsi Bogor dan pihak RS mewajibkan almarhumah dibawa dengan menggunakan peti mati sesuai SOP RS,” ujarnya menjelaskan.

Almarhumah asli warga Campaka. Namun sudah lama pindah dan berdomisili di Bogor lebih kurang lamnya 20 tahun. Adapun alasan pemakaman di Campaka karena ingin berdekatan dengan makam suaminya.

Almarhumah meninggal di RS Hermina Mekarsari Cileungsi Bogor dengan riwayat penyakit stroke kl. 5 Tahun dan Hipertensi selama kl. 7 Tahun dan Diabetes militus tipe 2. Namun sejak adanya wabah corona almarhumah jarang control karena ketakutan.

Jenazah tiba di Campaka dengan dimasukkan ke dalam peti mati Jenazah sebelumnya sudah di mandikan dan pemulasaraan jenazah di RS Hermina. “ Selama proses pemakaman masyarakat menyadari dan memahami hingga tidak terjadi penolakan dari masyarakat,” kata Junaedi (anak alm Ny Sopiah).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here