Petugas Gabungan Gelar Operasi Check Point Hewan Ternak di Perbatasan Rest Area Citarum

0
364

Laporan : Sam Apip

Editor : YH

Cianjur, metropuncaknews.com – Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan Kabupaten Cianjur, TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, Forkopimcam Bojongpicung, Haurwangi dan Forkopimcam Ciranjang, Rabu (25/05/22), gelar operasi terpadu Penyekatan Check Points Pemeriksaan PMK yang dilaksanakan di perbatasan kabupaten tepatnya di Rest Area Citarum.

Penyekatan Check Points dilakukan, karena adanya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak sapi, domba dan kambing yang virusnya cepat menular pada hewan lainnya.

Kepala Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan Ahmad Rifai menerangkan, saat ini dilaksanakan Check Points Penyekatan di 4 titik perbatasan yang ada di Kabupaten Cianjur, diantaranya Gekbrong perbatasan Cianjur – Sukabumi, Puncak Cianjur-Bogor, Jonggol perbatasan Cianjur – Bogor dan di Rest Area Citarum Cianjur – Bandung Barat.

Operasi tersebut dilakukan karena adanya PMK pada ternak sapi, domba dan kambing yang virusnya cepat menular dan berasal dari luar Jawa Barat hingga bila ada kendaraan yang membawa sapi, domba dan kambing ke Cianjur, untuk sementara disuruh balik arah.

Karena dikhawatirkan ternak yang dibawa menderita PMK dan menular pada ternak yang ada di lingkungan Kabupaten Cianjur, yang saat ini dipelihara peternak lokal, ucapnya.

Ahmad Rifa’i menambahkan, kepada para konsumen jangan merasa ragu pada hewan sapi, domba dan kambing yang diternak para peternak lokal yang ada di Cianjur, karena berdasarkan hasil laporan, bahwa hewan yang diternak para peternak lokal tidak ditemukan adanya ciri-ciri positif PMK dan bila pun ada virus PMK tidak akan menular pada manusia, melainkan menularnya pada hewan lagi.

“Pada seluruh warga Kabupaten Cianjur, bila memerlukan hewan ternak sapi, domba dan kambing untuk qurban nanti atau untuk keperluan lain, maka jangan ragu untuk membeli sapi, domba dan kambing yang diternak para peternak yang ada di setiap kampung, itu terpelihara dengan baik.

Kecuali membeli hewan qurban yang berasal dari luar Cianjur dan luar Jawa Barat, itu harus ekstra hati – hati. Karena PMK itu berasal dari luar Jawa Barat,” pungkasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here