Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Sekurangnya lima Kepala Keluarga (KK) warga Kampung Babakan Malanding, RT 03/08 Kelurahan Pamoyanan Kecamatan/Kabupaten Cianjur, dinyatakan terpapar Covid 19.

Hal tersebut dibenarkan Ketua RT 03/09 Kelurahan Pamoyanan Ajan S. Menurut dia, benar pada awalnya warga yang terpapar Covid-19 berinisial R (28) mengadakan pesta ulang tahun.

” Sebanyak 12 orang ikut ke pesta ulang tahun, termasuk yang terlibat dan membantu pesta ulang tahun tersebut. Terus keesokan harinya mengalami demam, lantas di swab test oleh Puskesmas terdekat dan dinyatakan sembilan orang positif terpapar Covid-19. Sedangkan yang tiga orang negatif,” terangnya, Senin (23/11).

Pihaknya pun, lanjut Ajan, langsung menyelidiki faktor penyebab tersebut. Ditemukan R mengakui dirinya sudah terpapar Covid-19 saat menjalani swab test di tempat kerjanya. Tepatnya, di perusahaan sepatu di Sukabumi dengan hasil positif.

” Atas hal itu, pihak perusahaan menyarankan kepada R untuk isolasi mandiri di rumah. Tapi yang bersangkutan malah mengadakan pesta ulang tahun,” ucapnya.

Mirisnya lagi, disampaikan Ajan, saat ini korban makin bertambah dengan beberapa hal yang menjadi penyebabnya. Seperti lambatnya penanganan dari pemerintah khususnya kelurahan. Selain itu ada juga seorang tokoh setempat berinisial A.S yang menolak untuk diisolasi oleh pihak Puskesmas.

” Karena itulah korban yang terpapar Covid-19 semakin bertambah, dari sembilan orang sekarang menjadi lima keluarga kurang lebih 21 orang. Dan semuanya merupakan keluarga dan tetangga dekat R,” ujarnya.

Selanjutnya ia menambahkan, sebagian warga yang positif sudah dijemput pihak Puskesmas untuk menjalani isolasi di Ciherang, Kecamatan Pacet. ” Namun masih ada beberapa orang yang menolak untuk diisolasi, seperti adanya tokoh masyarakat setempat yang tidak mau diisolasi,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here