Perundingan jalur Angkot Cianjur di ruang ratap DPRD berjalan alot

Laporan : Shandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Perundingan untuk menentukan jalur angkotan kota di Kabupaten Cianjur, dilakukan anatara anggota DPRD Cianjur Komisi III, Dinas Perhubungan komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo), pengurus jalur, pengusaha angkutan dan sopir angkutan kota (angkot). Perundingan tersebut digelar di ruang

rapat gedung DPRD Cianjur, Senin (30/4).

Namun nampaknya, pembahasan jalur angkutan kota itu sangat alot. Bahkan mereka yang duduk untuk berunding, sempat bersitegang, mempertahankan argumennya masing-masing.

Jalur yang berlaku saat ini, memang dikeluhkan para sopir angkot. Selain itu, banyak masyarakat yang mengaku kesal, karena jarak tempuhnya yang menjadi jauh serta jalur lintasan yang membingungkan.

Dalam menyikapi tuntutan sopir angkot, pihak dinas terkait dan dewan menyerahkannya ke forum lalu lintas.

Rahmat dari Dinas Perhubungan mengatakan, untuk mengembalikan jalur, pihaknya kembalikan ke forum lalu lintas. Ia berharap, agar para pengusaha dan sopir angkot untuk lebih bersabar.

Berbeda dengan apa yang dikatakan sopir angkot. Mereka sepakat, jika tidak ada penyelesaian hari ini (Senin, 30 April 2018), semua jalur angkutan mulai besok Selasa, 1 Maret 2018, akan kembali kejalur semula atau melakukan aksi besar-besaran alias mogok jalan.

Mendengar ungkapan para sopir tersebut, dengan sigap Sahli Saidi dari Partai Gerindra mengatakan, sembari menunggu hasil musyawarah di forum Lalu Lintas nanti, sebaiknya angkot jalan seperti biasa. “ Karena kasihan masyarakat masih banyak yang membutuhkan jasa angkot,” ujarnya menegaskan.

Ditemui seusai musyawarah, Sahli Saidi mengatakan, dari musyawarah tadi kami sudah membahas secara bersama-sama. Ada dari Dinas Kominfo, Dinas Perhubungan, Dewan komisi III, pengurus, pengusaha, sopir angkot, pengurus PMOC dan lainnya. Hal itu dilakukan untuk membuat kesepakatan, guna memenuhi permintaan masyarakat dan menutup angkutan berbasis Online. “Insyaallah, kami akan selalu membantu rakyat kecil bukan rakyat besar,” ucap Sahli

Selanjutnya Sahli mengatakan, pihaknya berharap agar yang bekerja dilapangan, tetap akur dalam melayani masyarakat. Baik angkutan Kota maupun PMOC.

Kesimpulan yang didapat dari musyawarah tersebut adalah penanda tanganan surat pernyataan pengajuan jalur oleh anggota dewan komisi III dan Dishubkominfo. Untuk selanjutnya akan melakukan pemanggilan kepada para pengurus jalur dan membahasnya di forum Lalu Lintas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here