Kabid Angkutan Dishub Kabupaten Cianjur JR Ardhi

Laporan : Dhani/Shandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Ketidak nyamanan pengusaha angkutan umum, khususnya Angkutan Kota (Angkot) di lintas Kota Cianjur, kerap kali menjadi keluhan. Hal itu terjadi setelah ada perubahan trayek atau rute angkotan kota.

Perubahan trayek jalur tersebut diduga membuat tidak sepadan dengan pendapatan dengan pengeluaran. Ibarat kata pepatah, besar pasak daripada tiang. Artinya, pengeluarannya lebih besar sementara pendapatannya minim. Belum lagi pemilik kendaraan harus melengkapi surat-surat dan persyaratan lainnya. Semuanya itu, menjadi beban, pengusaha angkuatan atau si pemilik kendaraan. Menyikapi polemik tersebut, Kabid Angkutan Dishub Kabupaten Cianjur JR Ardhi menyatakan, siap membantu para pengusaha dalam melengkapi kelengkapan surat-surat kendaraannya (angkutan kota).

” Polemik itu menurut saya, didasari dulu dari administrasi-administrasinya, mulai dari administrasi kendaraan sampai dengan administrasi kepemilikan. Selanjutnya, kami di bidang angkutan, siap untuk melakukan klarifikasi ataupun penyempurnaan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (16/4).

Ardhi juga mengakui, terkait dengan penyempurnaan data-data angkutan yang memang menjadi polemik. Pada waktu terjadinya rekruting tahun 2017 sampai dengan 2018. Kurang lebih 1 tahun, memang pengawasan masih dirasa belum maksimal.

” Kaalau ada kartu pengawasan yang diberikan oleh pemerintah paerah yang belum diberikan pada pemilik, ada kendala apa sehingga kartu tersebut tidak sampai kepada pemilik kendaraan (pengusaha angkutan),” akunya.

Intinya selama jam kerja, pihaknya selaku petugas dinas terkait sesuai dengan bidangnya, siap membantu para pengusaha angkutan untuk menyelesaikan semua permasalahan surat-surat kendaraan tersebut.

Terakhir, ia mengimbau kepada para pengusaha angkutan agar melengkapi surat-surat atau kelengkapan kendaraannya. Hal itu sangat perlu  supaya usahanya tersebut bisa berjalan dengan lancar.

” Perlu diketahui oleh para pengusaha angkutan, dalam satu bulan pihak Dishub bekerja sama dengan Kepolisian akan melakukan razia angkutan umum yang tidak sesuai persyaratannya,” jelas Ardhi. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here