Laporan : Yatiman

CIMAHI, Metropuncaknews.com,- Polres Cimahi Polda Jabar menggelar Konferensi Pers terkait pengungkapan perkara tindak pidana terhadap anak. Konferensi pers  dipimpin langsung Kapolres Cimahi Polda Jabar AKBP. M. Yoris M.Y. Marzuki, SIK. Adapun tempat kejadian perkaranya di Kp. Pabrik Tahu RT 03 RW 08 Ds. Kertamulya Kec. Padalarang Kab. Bandung Barat, Selasa (28/04).

Korban adalah Adhitia Priana, (18) pelajar, warga Kp. Hegarmanah RT 04/04 Ds. Sukatani Kec. Ngamprah Kab. Bandung Barat. Selanjutnya Abdul Hapid, (15), pelajar warga  Cihaliwung wetan RT 03/04 Ds. Sukatani Kec. Padalarang Kab. Bandung Barat.

Saksi-saksi yang mengetahui kejadian adalah Rendi Andriansyah Bin Firmansyah (15), pelajar SMP kelas 2 warga Kp. Ciloa RT 2 RW 2 Desa Mekarsari Kec. Ngamprah Kab. Bandung Barat. Kemudian Indra Subagja Bin Endang (14), pelajar kelas  I SMP, warga Kp. Bantar gedang RT 4/9 Desa Mekarsari Kec. Ngamprah Kab. Bandung Barat serta Gilang Bin Didi (15), tidak bekerja, alamat Kp. Lebaksari RT 4/02 Desa Mekarsari Kec Ngamprah Kab. Bandung Barat. Oksa Ramdani bin Bambang (15), pelajar kelas 2 SMP, alamat Kp. Bantar gedang RT 4 RW 9 Desa Mekarsari Kec. Ngamprah Kab. Bandung Barat dan Ahmad Nur Fauzi Bin Andi (16), pelajar kelas 3 SMP, alamat Kp. Kiarapayung RT. 01/03 Desa Mekarsari Kec. Ngamprah Kab. Bandung Barat.                            

Adapun saksi lainnya yaitu Cemi Ichwan Eka Bin Iwa (16), pelajar kelas 2 SMP, alamat Kp. Bantargedang RT. 01 RW. 07 Desa Mekarsari Kec. Ngamprah Kab. Bandung Barat. M.Rifki Bin Agus (15), pelajar kelas 3 SMP, alamat Kp. Bantargedang RT. 01/7 Desa Mekarsari Kec. Ngamprah Kab. Bandung Barat.  Rizky Putra Bin Dede (17), pelajar kelas 3 SMP, alamat Kp. Cihaliwung Wetan RT 02/03 Desa Sukatani Kec. Ngamprah Kab. Bandung Barat dan San San Wijaya bin Soleh (16), pelajar kelas 2 SMP, alamat Kp. Bantargedang RT 03/09 Desa Mekarsari Kec Ngamprah Kab. Bandung Barat.

Sementara diketahui identitas tersangka adalah  JD (17) pekerjaan dagang, alamat Kp. Simpati RT 03 RW 05 Desa Cilame Kec. Ngamprah Kab. Bandung Barat.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan 1 (satu) buah pisau, 1 (satu) baju milik korban dan 1 (satu) celana jeans milik korban 

Kabid Humas Polda Jabar oKombes Pol. Drs. S. Erlangga menginformasikan, pada Sabtu (25/04) sekira pukul 20.30 WIB setelah Shalat Tarawih. Tepatnya di Kp. Pabrik Tahu RT 03 RW 08 Ds. Kertamulya Kec. Padalarang Kab. Bandung Barat telah terjadi perkelahian. Kejadian  tersebut bermula dari adanya pertikaian antar dua kelompok. Yaitu kelompok Kp. Bantar Gedang Rizki dkk dan kelompok Kp. Pabrik Tahu  Alfi dkk.

“ Permasalahan bermula dari kedua kelompok tersebut ingin menyelesaikan masalah pribadi  antara Rizki dan Alfi hingga pada akhirnya mereka membuat kesepakatan untuk bertemu di sisi rel kereta api di Kp. Pabrik Tahu Ds. Mekarsari Kec. Padalarang Kab Bandung Barat. Setelah mereka bertemu semua di tempat yang di janjikan, terjadilah saling memaki antara masing-masing kedua kelompok tersebut dengan menggunakan kata-kata yang kasar, “ujar Kabid Humas Polda Jabar. 

Lebih lanjut Kabid Humas Polda Jabar mengatakan, karena terpicu emosi, maka salah satu dari kelompok Alfi yaitu Tekong melakukan  pemukulan/berkelahi dengan JD. Pada saat itu JD terlihat dikeroyok dan posisi rekan-rekan JD pada saat itu semuanya melarikan diri, masing – masing lari menyelamatkan diri karena takut akan keributan. 

Karena situasi semakin memanas, akhirnya JD mengeluarkan sebilah pisau  yang disimpan dari dalam  jaketnya dan kemudian  mengarahkan pisau tersebut ke arah Adytia  dan Abdul Hapid. Sehingga akhirnya Aditya dan Abdul Hamid terluka dan dibawa ke Puskesmas Ngamprah. Kemudian  setelah melakukan penikaman JD langsung melarikan diri.

Kemudian  Kabid Humas Polda Jabar menuturkan kronologis penangkapan. Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat  terkait adanya kasus pengeroyokan tersebut, tim gabungan Resmob, Ranmor dan Polsek Padalarang melakukan penyidikan terkait dengan kasus tersebut. Kemudian dalam waktu kurang lebih 1,5 (satu setengah) jam Tim Gabungan Resmob, Ranmor dan Polsek Padalarang berhasil mengamankan pelaku penusukan Sdr. JD di kediamannya Kp. Simpati RT. 03/05 Desa Cilame Kec. Ngamprah Kab. Bandung Barat. Kemudian JD beserta 9 (sembilan) saksi lainnya diamankan ke Polres Cimahi untuk diperiksa dan ditindak lanjuti.

Pasal yang disangkakan kepada pelaku  yaitu  Pasal 80 Undang Undang RI No. 17 tahun 2016 tentang Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here