Personel Gabungan Tim Elang Korem 062/Tn berhasil ungkap penjualan obat ilegal

Laporan : Yatiman

Bandung Barat, metropuncaknews.com – Personel Gabungan dari Tim Elang Korem 062/ Tn,Deninteldam III /Siliwangi dan Unit Inteldim 0609/ Kab Bandung dipimpin Kapten Inf Arif As’ari Dantim Elang Korem 062/Tn beserta 14 orang anggota, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kertamulya, berhasi ungkap penjualan obat keras tanpa resep dokter (ilegal), Rabu (26/9).

Kios yang berada di Pasar Curug Agung Ds. Kertamulya Kec. Padalarang Kab. Bandung Barat, digrebek Tim Gabungan dari Tim Elang. Di kios tersebut sedang terjadi transaksi jual beli obat keras tanpa resep (ilegal)

Penjual, pembeli dan saksi yang berada di TKP sebanyak 8 orang berikut barang bukti dibawa ke Makoramil 0923/Padalarang untuk diamankan dan dimintai keterangan.

Barang bukti yang berhasil diamankan, 1 unit motor saksi jenis Suzuki Satria FU Nopol D 4174 UBQ, 4 Buah Telepon genggam/HP :  Nokia 1 buah, Hp. Xiomi 2 buah dan Hp. Advan 1 buah.

Sedangkan obat keras tanpa resep dokter yang diamankan berjumlah 38.688 butir. Diantaranya, INF : 3.000 butir, NEO : 6.536 butir,DBL L : 13.862 butir, DMP : 3.000 butir, DMP NOVA : 490 butir, XIMER : 6.000 butir, Tramadol Kapsul : 2.500 butir, Tramadol Tablet : 2.600 butir dan HOLY : 700 butir.

Sementara, orang yang diamankan berjumlah 8 orang. Masing-masing, pemilik toko Topik, penjual Sofyan, Deni Cahya Mulyana, Yayan Mulyana Dadan (pembeli), Indra, Dadi Sumarna (saksi)

Dantim Elang Korem 062/Tn Kapten Inf Arif As’ari,S.I.P mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan atas dasar pengaduan masyarakat yang sudah resah, akibat pernah terjadinya tindak pemerkosaan oleh anak muda setelah mengkonsumsi obat tersebut. Atas keresahan masyarakat itu, pihaknya berhasil mengungkap penjualan obat ilegal dan mengamankan 8 orang. Diantaranya 1 Pemilik, 3 penjual, 2 pembeli dan 2 saksi yang berada ditempat.

Pihaknya juga  berhasil mengamankan barang bukti berupa, 1 unit SPM Jenis Suzuki Satria FU, 4 HP dan obat keras tanpa resep dokter sebanyak 38.688 butir.

“ Bila sasarannya adalah kalangan remaja, ini sangat berbahaya, karena tingkat emosi yang masih stabil, sehingga mudah sekali untuk melakukan berbagai macam tindakan kriminal,” kata Dan Tim Elang.

Danramil 0923/Padalarang, Mayor Chb Daya Bakir mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih atas kinerja Tim Elang. “Timintelrem 062, Deninteldam III/Slw dan Unitinteldim 0609/Kab.Bandung.

“ Penjual ini merupakan penjual nakal, kita sdh berusaha bekerjasama dengan instansi terkait dan sudah diimbau agar mengurus ijin.Maka merupakan suatu keberhasilan bisa mengungkap peredaran obat ilegal tersebut, karena apabila dibiarkan bisa mengakibatkan rusaknya generasi muda kita,” kata Danramil Padalarang.

Sementara Kapolsek Padalarang Kompol Djoko mengatakan, secara kebetulan dirinya ditugaskan baru 7 hari. Ini adalah hasil bentuk sinergitas TNI dan Polri. “ Kita akan meningkakan lagi kerjasama ini dan barang bukti ini semua akan kita serahkan pada Satnarkoba Polres Cimahi,” jelas Kapolsek. (Sumber : Humas Korem 062/ Tarumanegara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here