Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Aridho di Desa Mekargalih Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur, Minggu 08/11 peringati Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara tersebut digelar dengan menggelar tablig akbar dengan da’i kondang Habib Yusuf Assegaf dari Bogor.

Peringatan Maulid Nabi tersebut, dilaksanakan di dalam Mesjid Aridho. Nampak hadir berbagai tokoh masyarakat, jamaah majlis talim Aridho dan berbagai elemen masyarakat setempat.

Pimpinan YPI Aridho juga selaku Ketua MUI Kecamatan Ciranjang, KH. Acep Nu’man mengatakan, digelarnya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, tiada lain untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Allah SWT. Mencintai Rasulullah Nabiyana Muhammad Saw.

Karena baginda Nabi Muhammad Saw merupakan rasulullah yang nantinya akan memberi safaat terhadap umat manusia yang mencintai terhadapnya dan yang mengimaninya. Untuk itu perbanyak lah berdzikir pada Allah Swt dan perbanyak shalawat pada baginda Nabi Muhammad Saw.

“ Selain itu, YPI Aridho selain memiliki sekolah formal, MTs dan MA juga memiliki Pondok Pesantren salafiah putra, putri dengan program unggulan mengaji kitab kuning dan ditambah majlis talim untuk ngaji masyarakat yang dilaksankan setiap  Ahad pagi dan sore,” jelasnya.

Sementara itu, Habib Yusuf Assegaf menambahkan, YPI Aridho  memiliki program pendidikan agama islam yang cukup komplit. Maka diharapkan pada seluruh umat islam yang berada di Ciranjang, Cianjur dan sekitarnya, mohon dukunganya. Minimal yang memiliki putra putrinya untuk dimasukan pada pendidik formal maupun pesantren Aridho.

Supaya anak – anak kita kelak, mampu menjadi penerus para kiyai, ajengan dan para ustad yang sudah sepuh atau yang sudah meninggal dunia. Karena melihat situasi jaman sekarang ini, sudah banyak yang benar mencari maki, melecehkan Islam dan ada yang lebih berani lagi menghina baginda Nabi Muhammad Saw.

Padahal Nabi Muhammad Saw sebagai utusan Allah Swt yang akan mampu menyelamatkan umat manusia dari kobaran api neraka nanti. Memberikan safaat pada umatnya. “ Dengan adanya cacian, hinaan terhadap baginda Nabi Muhammad Saw, kita jangan panik,” pesannya.  

Melainkan kita semua harus sabar, tawakal dan semuanya serahkan segalanya pada Allah Swt. ” Bila Nabi Muhammad Saw dihina dan Islam dicaci maki, maka jangan dulu dilawan dengan kekerasan, karena belum saatnya, lawanlah dengan kesabaran dan tawakal,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here