Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Buruh Cianjur (ABC), yang terdiri dari lima serikat buruh, menggelar aksi unjuk rasa penolakan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law.

Selasa (06/10) pagi, massa bergerak dari titik kumpul di perbatasan Cianjur – Bandung Barat (Jembatan Citarum). Kemudian massa bergerak menuju arah Cianjur kota sembari melakukan sweeping ke pabrik-pabrik.

Adapun yang menjadi tujuan massa aksi tersebut adalah Gedung DPRD Kabupaten Cianjur di Jalan KH. Abdullah Bin Nuh, Nagrak – Cianjur. Karena menurut massa aksi, DPRD Kabupaten Cianjur adalah tempat yang tepat untuk menyampaikan aspirasinya itu.

Mengetahui massa berjumlah mencapai ribuan, petugas keamanan meliputi jajaran TNI – Polri dan Satpol PP, berjaga-jaga disepanjang jalan yang dilintasi dan halaman gedung dewan Cianjur. Hal itu dilakukan guna menghalau terjadinya kerusuhan.

Berdasarkan pantauan dilapangan, dalam aksi tersebut memang sempat terjadi bersitegang antara massa dengan petugas keamanan di gerbang masuk DPRD Kabupaten Cianjur. Namun berkat kerjasama antara kedua belah pihak, berlangsungnya aksi penolakan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law pun berlangsung aman dan kondusif.

Ada yang menarik dari bidikan camera awak media, yakni tertangkapnya potret segelintir massa yang peduli dengan kebersihan. Diantara ribuan massa aksi, didapati beberapa perempuan yang belum diketahui identitasnya peduli dengan kebersihan, artinya masih peduli dengan kebersihan lingkungan sekitar.

Terlihat ditengah kerumunan massa aksi, perempuan-perempuan itu membawa kantong plastik besar berwarna hitam, memunguti sampah bekas makanan dan minuman sisa konsumsi massa aksi.

Atas perbuatan mulianya itu, seorang Dosen Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana (Unsur) Rizal Paris angkat bicara. Menurut dia, dalam situasi apapun lingkungan harus tetap dijaga.

” Karena keadaan lingkungan akan berdampak langsung kepada manusia pendukungnya. Apabila orang peduli pada lingkungannya, walaupun sepertinnya hal yang sepele, tetapi sesungguhnya hal tersebut tidak hanya akan berdampak untuk sekitarnya, tetapi juga akan bermanfaat bagi alam untuk kedepannya FROM ZERO TO HERO,” kata Rizal Paris saat dihubungi via Whatsapp, Selasa (06/10).

Rijal Paris juga mengajak agar masyarakat sadar, menjaga lingkungan adalah kewajiban kita semua.

” Apabila alam kita jaga bersama, alampun akan menjaga kita. Sebaliknya, apabila alam kita abaikan, maka alampun akan abai kepada kita. Artinya bencana akan segera menghadang kita,” ujarnya mengingatkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here