warga nelayan menanti kabar keberadaan rekannya di pinggir pantai Jayanti

Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Kecelakaan laut di Cianjur Selatan kembali terjadi. Kali ini menimpa perahu ikan Mutiara yang hendak menepi ke pelabuhan Jayanti, selepas menangkap ikan di laut, Senin (2/8) sekira pukul 05.15 WIB.

Dalam peristiwa tersebut satu orang nelayan bernama Samsudin (25),  warga Kampung Jengkol RT 06/10, Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun belum ditemukan. Sementara dua orang lainnya, yakni Jajang (40) dan Wildan (22) warga Kampung Cibeet RT 01/10 Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, sudah temukan oleh warga sekitar dengan selamat. Samsudin dan Wildan langsung dilarikan ke Puskesmas Cidaun untuk diberi pertolongan.

Di lokasi kejadian tak nampak perahu ikan Mutiara. Diduga kuat perahu hancur dan yang ditemukan hanya jaring dan jerigen ikan dan dua nelayan selamat.

Saat dihubungi awak media via telepon selulernya, Kepala KCD Perikanan Jayanti Eli, membenarkan tentang adanya kejadian perhau ikan Mutiara milik nelayan jayanti yang dihantam ombak di pantai Ciwidig pagi tadi.

” Dalam kejadian itu, tiga nelayan warga Desa Cidamar, yang hendak mendarat sehabis mencari ikan di laut mengunakan perahu ikan Mutiara tenggelam dihantam ombak. Dua nelayan sudah temukan dipesisir pantai Ciwidig, Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun, dengan cara berenang, namun satu nelayan lagi belum ditemukan,” terangnya.

Lanjutnya, perahu tidak ada dilokasi kejadian, yang ada hanya jaring ikan juga jerigen tempat menaruh ikan. Dan kedua nelayannya diselamatkan warga sekitar, kemudian dibawa langsung ke Puskesmas Cidaun.

” Kuat dugaan perahu hancur dihantam ombak, sebab tidak temukan perahu dipingir pantai. ABK atas nama Jajang alias gepeng dan Wildan keduanya selamat berenang ke tepi, sementara Samsudin  warga Kampung Jengkol RT 06/10, Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun hilang. Kendati demikian kami dibantu pihak kepolisian Polsek Cidaun juga TNI dari Koramil Cidaun, dibantu warga sekitar dan nelayan lainya, masih melakukan pencarian dengan menyisir pinggiran pantai,” tegasnya.

Sementara, Kapolsek Cidaun AKP Falahudin, mengatakan, anggotanya bersama anggota TNI dan anggota dari perikanan KCD Jayanti, saat ini sedang melakukan pencarian satu nelayan yang masih belum diketemukan.

” Setelah menerima kabar adanya laka laut tersebut, anggota kami terus menyisir pingiran pantai bersama sama rekan TNI, perikanan KCD, nelayan dan dibantu warga sekitar. Saya berharap, satu nelayan ini bisa segera ditemukan. Kalau ada perkembangan nanti akan saya sampaikan,” papar Kapolsek Cidaun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here