Musyawarah tentang alokasi Dana Desa untuk Desa Mekargalih Kec, Ciranjang

Peliput : Sam AS

Cianjur, metropuncaknews.com – Penyerapan alokasi Dana Desa (DD) anggaran tahun 2018, Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang, Cianjur Jawa Barat, sekarang ini akan segera diterapkan pada pembangunan infrastruktur jalan.

Diantaranya untuk, membangun Tembok Penyangga Tanah (TPT) pinggir  jalan desa,  mulai dari Kampung Pasir Gede menuju Kampung Pasir Kihiang. Jalan lingkungan dari Cibogo menuju BTN Cibogo, cor beton jalan menuju pemakaman umum dan membangun TPT saluran irigasi.

Seluruh pembangunan tersebut, mulanya akan diterapkan pada pekan sebelumnya. Namun ada sedikit masalah. Karena pembangunan infrastruktur tersebut minta dikerjakan pihak ketiga (masyarakt setempat). Tapi, pihak Pemerintahan Desa Mekargalih yang saat itu dipimpin Pjs Kepala Desa, Tatin Supriatin, menolak.

Karena bila dikerjakan pihak ketiga, itu menyalahi aturan dan perundang-undangan yang berlaku. Hingga pembangunannya saat itu dibekukan dan kebetulan sebentar lagi akan dilaksanakan pelantikan dan serah terima jabatan (Sertijab) kepala desa.

Kepala Desa Mekargalih  yang baru saja selesai dilantik, Taryat Bibrata mengatakan, baru saja dua hari bertugas menjadi Kepala Desa Mekargalih, sudah dihadapkan beberapa permasalahan. Diantatanya masalah penyerapan DD tahap 1 anggaran tahun 2018.

Tapi semua masalah tersebut dihadapinya dengan rasa tenang. Sabar dan tidak terlepas dari musyawarah dengan BPD, LPM, RT/RW dan disaksikan Bhabinmas, Bhabinsa Desa Mekargalih. Maka berdasarkan hasil kesepakatan bersama, penyerapan DD pada pembangunan Infrastruktur jalan akan dikerjakan langsung Tim Pelaksana Kegiatan Desa (TPKD) dibantu langsung pihak LPM dan organisasi kemasyatakatan lainnya.

Pihaknya mengharapkan pada pihak TPKD, pembanguan tersebut dikerjakan sesuai bistek.  Selain itu mohon bantuan pemantauan pada pihak BPD, Binmas dan Binsa Desa Mekargalih. “ Supaya pembangunan terlaksana dengan tertib, aman dan lancar,” ucap Taryat Bibrata setelah selesai rapat koordinasi di aula Desa Mekargalih.

Sementata itu, wakil Ketua BPD Mekargalih, Asep Wawan mengatakan, memang benar adanya bahwa sebelumnya pembangunan ada sedikit masalah. Yaitu adanya warga yang ingin memborong pekerjaan penerapan DD tahap pertama.

Namun hal tersebut ditolaknya Pemerintahan Desa Mekargalih yang saat itu dipimpin Pjs Kepala Desa. Kini setelah dipimpin Kepala Desa Mekargalih yang baru dilantik tetap juga ditolaknya. Karena untuk memborong pembanguna jalan yang dananya bersumber dari bantuan pemerintah, itu tidak dibenarkan dikerjakan pihak ketuga.

Karena seluruh dana  bantuan pemerintah yang diturunkan langsung pada pemerintahan desa. Maka pengerjaanya harus dikerjakan dengan cara swakelola pihak desa itu sendiri dengan menggunakan tenaga kearipan lokal.

“ Itulah sebabnya pihak BPD akan terus mengawal seluruh pembangunan yang diturunkan pada Desa Mekargalih, karena semua itu merupakan kewajiban pihak BPD yang notabe sebagai kepanjangan tangan seluruh masyatakat Desa Mekargalih,” ucap Asep Wawan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here