Hampir tiap hari arus lalu lintas di Ciranjang selalu diwarnai kemacetan lalin

Liputan : Sam AS

Cianjur, metropuncaknews.com – Jalan Raya Cianjur-Bandung,  tepatnya di pertigaan jalan masuk ke Pasar  Bojongpicung dan menuju jalan Jati, tiap hari tak pernah sepi dari kendaraan roda dua maupun roda empat. Hingga dari pagi hari sampai sore hari selalu terjadi kemacetan arus lalu lintas. Baik di jalan Raya Cianjur-Bandung mapun di pertigaan jalan masuk Bojongpicung, Pasar Ciranjang dan menuju Jati.

Karuan saja hal itu membuat petugas Kepolisian Polsek Ciranjang, tiap pagi dan menjelang sore direpotkan dengan terjadinya kemacetan arus lalu lintas di jalan tersebut.

Informasi yang dihimpun, terjadinya kemacetan arus lalu lintas di Ciranjang it karenau banyak faktor penyebab yang sulit dihindarinya. Salah satunya, tidak ada jalan anternatif dan belum difungsikannya pasar dan Sub Terminal yang baru selesai dibangun.

Tidak hanya itu saja, dipindahkannya pintu masuk menuju Bojongpicung, pasar Ciranjang dan menuju jalan Jati, juga menjadi penyebab terjadinya kemacetan. Hingga banyak para pengemudi sepeda motor mengambil jalan pintas ke jalan gang Pasir Asem yang akhirnya berpapasan kembali dengan kendaraan lain di jalan rel kereta api.

Tentu saja hal itu, bukannya membuat lancar arus lalu lintas. Malah membuat masalah baru menjadi biang kemacetan. Bahkan jalan  lingkar statsiun itu pun jadi biang kemacetan baru. Maka, lengkaplah sudah pemicu kemacetan di kawasan Ciranjang.

Mungkin pada musim lebaran mendatang,  banyak yang memprediksi  di jalan raya Ciranjang dan jalan menuju Bojongpicung, Jati dan Jalan menuju Pasar Ciranjang, akan terjadi macet total. Karena arus lalu lintas akan masuk seluruhnya menuju jalan lingkar statsiun kereta api. Karena tidak ada jalan anternatif untuk membuang arus lalu lintas.

Maka saat menjelang lebaran nanti, jalan masuk menuju lingkar statsiun kereta api, untuk sementara tidak digunakan. Melainkan menggunakan jalan semula yang sekarang dipasang tanda perboden.

“ Hal itu perlu dilakukan untuk menekan terjadinya kemacetan,” ucap Iwan Yusup, tokoh pemuda Kecamatan Ciranjang yang rumahnya tak jauh dari jalan raya Ciranjang.

Sementara itu, Kasi Trantib Kecamatan Ciranjang, Adah Kurnia mengatakan, arus lalulintas di Jalan Raya Ciranjang-Bandung, tepatnya di jalan pertigaan menuju Bojongpicung, Pasar dan menju Jati, tiap pagi dan petang menuju malam rutin terjadi kemacetan arus lalu lintas.

Hal itu, terjadi karena banyak faktor penyebab yang sulit dihindari. Terutama para mengemudi motor yang meuju jalan Bojongpicung, Jati dan menuju Pasar Ciranjang, enggan masuk pertigaan jalan lingkar statsiun. Mereka ini memilih jalan gang Pasir Asem yang ujungnya ke jalan raya nenuju Bojongpicung depan rel kereta api Ciranjang. Selain itu juga karena belum adak adanya jalan anternatif.

Hal tersebut, banyak dikhawatirkan berbagai pihak. Terutama saat menghadapi lebaran, diperkirakan akan terkadi macet total. Karena pangkal jalan masuk Bojonhpicung, Pasar dan menuju Jati akan tertutup berbagi kendaraan. Padahal itu, selain pangkal jalan juga sebagai muara jalan dari semua arah.

“ Kami berharap. para mengemudi sepeda motor, mohon menggunakan jalan yang telah diarahkan pihak Pollantas, supaya terlaksana situasi dan kondisi yang tertib, lancar, aman dan tidak menimbukan terjadinya kemacetan.” kaya Adah Kurnia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here