Petugas medis saat akan memeriksa jenazah Kikin yang ditemukan wrga di rumahnya, Selasa (21/4) kemarin

Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com –Kematian Jenal Asikin  alis Kikin (56) warga Kampung Pasir Dawuan RT 04 /07 Desa Hegarmanah Kecamatan Bojongpicung Cianjur yang jenazahnya ditemukan  sudah agak  membusuk pada Selasa (21/04), dapat dipastikan bukan akibat virus Corona. Melainkan akibat penyakit yang dideritanya yang sudah akut. Yaitu, diabetes, jantung dan TBC.

Hal tersebut diketahui dari hasil pemeriksaan tim medis dr Rukun Sutrisno yang berkoordinasi dengan Tim Penanganan Covid-19 Gugus Kab.Cianjur, dr. Yusman Faizal. Hasil pemeriksaan diluar tubuh almarhum Kikin tidak diketemukan adanya luka akibat penganiayaan/benda tajam.

Selain itu, pihak keluarga dan teman dekatnya membenarkan jika  almarhum Kikin menderita penyakit jantung, diabetes dan TBC yang sudah kronis.

Sementara itu, adik kandung almarhum Kikin yang rumahnya berhadap-hadapan dengan rumah almarhum Kikin,  Yayat ( 45) mengatakan, sejak ditemukannya jenazah Kikin yang telah mulai mengeluarkan bau tak sedap, pihaknya sudah mengira, kematian kakaknya akan banyak yang menduga akibat Corona.  

Padahal selama itu, kakak kandungnya tidak pernah bepergian jauh. Hanya bermain disekitar lingkungan kampung yang tak jauh dari rumahnya.

Yayat Juga membenarkan, almarhum memiliki riwayat penyakit diabetes, Jantung dan TBC yang sudah kronis. Seperti satu tahun kebelakang, lanjut Yayat, almarhum sempat sakit parah hingga sekujur tubuhnya membengkak yang cukup lama dan hasil pemeriksaan pihak ahli medis saat itu,  akibat penyakit jantung dan diabetes.

Maka pada kejadian kemarin, pihak keluarga menolak untuk divisum. Karena pihak keluarga yakin, kematian almarhum bukan akibat Corona. Tapi akibat penyakit yang dideritanya yang sudah menahun dan sudah terbilang parah.  “ Yaitu diabet, jantung dan TBC yang sudah menahun dan kronis,” jelas Yayat.

Sementara itu, sahabat dekat almarhum, Dedi Supiandi (42) menambahkan, selain tetangga dengan almarhum juga tiap hari sering ngobrol disaat waktu senggang. Selain itu almarhum sering  menceritakan mengenai keluhan penyakit yang dideritanya. Yaitu diabet, jantung dan TBC.

Sepekan sebelum minggal dunia, almarhum sempat bicara  ingin mengobati penyakitnya. Namun tak pernah jadi, karena terbentur keungan. ” Sering terasa cape biarpun berjalan 10-20 meter ingin segera berobat nanti kalau sudah punya uang,” cap Dedi menirukan ucapan almarhum.

“ Saya tahu, almarhum Kikin memiliki riwayat penyakit diabet, Jantung dan TBC, semoga saja almarhum Kikin dilapangkan di alam kubur ya,” kata Dedi pada awak media.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here