Pentahelix Geotermal Meluncur Untuk Cianjur Manjur

0
82

Laporan : Sandi

Editor : YH

Cianjur, metropuncaknews.com – Dua tahun lalu, tahun dimana wabah covid 19 masih menjadi pandemi hampir di seluruh pelosok dunia dari negara yang maju hingga negara yang mendapat sebutan negara berkembang termasuk negara Indonesia.

Hingga disela-sela banyaknya kendala untuk berkegiatanpun apa lagi mengumpulkan banyak orang dalam suatu ruangan untuk mendapatkan ijin sangat sulit.

Kementerian ESDM dibantu oleh kelompok masyarakat yang sekarang menjadi pentahelix geotermal Cianjur, melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan rencana pemerintah pusat untuk mengembangkan panas bumi secara maraton di cipanas – cianjur utara, dengan pertemuan – pertemuan Forum Grup Diskusi (FGD) sebanyak tiga kali.

Adapun tema yang diusungnya ‘Model Pengelolaan Lanskap dan Sosial Engineering Untuk Pengembangan Panas Bumi di Kawasan Hutan Konservasi’.

“Studi ini bermaksud mendukung pemanfaatan panas bumi di area rencana kegiatan eksplorasi panas bumi di Provinsi Jawa Barat dengan 2 tujuan. Tujuan pertama adalah melakukan identifikasi, inventarisasi, dan analisis perubahan pemanfaatan zona/blok pengelolaan hutan untuk panas bumi, dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan alam di kawasan hutan konservasi, ” kata Herry Trijoko ketua salah satu yayasan lingkungan di Cipanas, Kamis 11 Agustus 2022.

Dia melanjutkan, tujuan kedua adalah merancang rekayasa sosial (social engineering) dengan memitigasi dampak sosial dan ekonomi yang timbul dari kegiatan pemanfaatan jasa lingkungan panas bumi di kawasan hutan konservasi.

“Dalam rangkaian total kegiatan tersebut, tim melakukan pengambilan data sekunder mengunakan cara penyebaran kuisioner ke masyarakat di tiga kecamatan dan di tujuh desa yang terdampak bila proyek ini berjalan. Dan, tiga kali FGD dengan sasaran yang berbeda – beda dari setiap FGD. Tiga kecamatan itu adalah Kecamatan Pacet, Cugenang dan Cipanas sementara di tujuh desanya adalah Desa Galudra, Ciputri, Ciherang , Cipandawa, Sukatani, Sindangjaya dan Cimacan, ” terangnya.

Masih dikatakan Herry, dari semua rangkaian , tujuan yang kedua proses ini adalah merancang rekayasa sosial, dan salah satu hasilnya adalah muncul pentahelix Geotermal Cianjur ini, yang didalamnya terdapat unsur-unsur yang kedepanya diharapakan menjadi pengawal program ini secara kolaboratif yang sudah masuk dalam pentahelix ini, ada dari para akademisi Cianjur, komunitas, media dan pemerintahan.

“Hanya saja untuk pengusaha belum masuk dalam pentahelix. Mudah – mudahan kedepannya akan masuk hanya saja tinggal menunggu waktu, ” ujarnya.

Terakhir Herry berharap pentahelix ini muncul tidak lain dan tidak bukan hanya ingin mengawal program panas bumi ini berjalan dengan baik dan benar, supaya semua hal-hal yang bersifat negatif dapat di eliminir dari awal sebelum proses pembangunan di mulai.

“Sebenarnya kita berniat baik dan ingin sistem kolaboratif berjalan dengan baik juga dan sekarang ini, pentahelix Geotermal Cianjur di koordinatori oleh saya sendiri di Cipanas. Nah, sekarang ini pentahelix sedang melakukan penguatan tim secara mandiri, dengan beberapa tema, fungsinya agar supaya semua anggotanya mengerti dan memahami dari dasar apa panas bumi itu, ” tutupnya dengan penuh harap.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here