Poto bersama Pengurus Purna Paskibraka Kec. Warungkondang dengan pejabat Muspika Warungkondang

Laporan : Cece

Cianjur, metropuncaknews.com – Ketua Umum Pengurus Pusat Purna Paskibraka Kabupaten Cianjur melantik Pengurus Purna Forum Paskibraka Kecamatan Warungkondang periode 2018-2021. Acara pelantikan tersebut berlangsung di Aula Kantor KecamatanWarungkondang dan dihadiri pejabat Muspika Warungkondang.
Pengurus Purna Paskibraka yang berjumlah 35 Anggota ini adalah hasil dari kegiatan musyawarah daerah Purna Paskibraka Kabupaten Cianjur dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Diharapkan pengurus baru organisasi dari Alumni Pasukan Pengibar Bendera di tingkat kecamatan ini akan menjadi regenerasi dalam rangka pengembangan organisasi.

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Warungkondang Didin Lukmanulhakim SIP dalam sambutannya mengatakan,  meskipun alumni dari SMKN Tunas Harapan Bangsa dan MA Al Hidayah telah menjadi pengurus Purna Paskibraka tingkat kecamatan, namun tetap harus mempertahankan keunggulan yang dimilikinya agar bisa berkiprah di berbagai tempat. Karena, Paskibraka adalah komunitas pilihan dari setiap sekolah dan masing-masing daerah (kabupaten/kota, provinsi).

” Baik Paskibraka kabupaten/kota, maupum provinsi semuanya adalah anak-anak terpilih,” kata Didin.

Selanjutnya Didin mengatakan, karena organisasi ini diisi oleh pemuda pilihan, maka harus dapat mempertahankan sifat-sifat keterpilihan tersebut.

“ Alhamdulillah anggota Pengurus Paskibra Kabupaten Cianjur (PPKC) sudah berkiprah di berbagai tempat, seperti di pemerintahan dan pendidikan,” lanjutnya.

Kordinator Kecamatan,  Wily Wiliyandi menambahkan, untuk mempertahankan kekompakan organisasi Paskibraka, Aher berpesan agar para anggota bisa menghadirkan kekokohan dalam organisasi. Hal ini bisa diwujudkan melalui komunikasi dan memperkuat korsa sesama anggota.

” Hadirkan kekokohan organisasi dalam PPKC ini, komunikasi dilancarkan. Untuk komunikasi saat ini mudah, bisa menggunakan IT, tidak harus ketemu muka, tapi bisa ketemu muka jarak jauh. Hari ini hambatan komunikasi bisa kita hilangkan, tapi pada saat yang sama korsa diperkuat, saling dorong satu sama lain, karena tidak mungkin jadi anggota Paskibraka tanpa prestasi,” harap Wily.

Organisasi Purna Paskibraka merupakan organisasi besar. Organisasi ini ada di setiap kabupaten/kota juga provinsi di seluruh Indonesia. Setiap tahunnya, Indonesia melahirkan sebanyak 25.000 orang anak-anak pilihan melalui program Paskibraka. Di Jawa Barat sendiri tidak kurang 1.200 orang anak bangsa dilahirkan melalui Paskibraka setiap tahunnya.
” Ini akan menjadi sebuah potensi yang dahsyat, apabila ada perhatian, kepedulian dari semua stakeholder pemangku kebijakan di daerah masing-masing. Ini adalah aset bangsa yang harus diteruskan dan dibina,” tutur Ketua Umum Pengurus Pusat Purna Paskibraka Kabupaten Cianjur Endang Sopiyandi dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Endang juga ingin ada sinergitas antara Pengurus PPKC dan PPI Jawa Barat dengan Pemerintah Daerah setempat. Sinergitas ini bisa dituangkan melalui semboyan Paskibraka, yaitu BIG (Bersahaja, Inovatif, dan Global). Seorang Purna Paskibraka harus mempunyai jiwa bersahaja, tidak sombong, tidak merasa lebih atau paling pintar dengan prinsip “padi semakin menguning semakin merunduk”.
“Purna Paskibraka juga harus mempunyai jiwa yang inovatif, melahirkan karya-karya yang inovatif, karya-karya yang berjenjang dan berkelanjutan. Dan juga harus mempunyai wawasan global tetapi bertindak lokal. Think globaly, act locally. Itulah seorang Purna Paskibraka yang BIG sebenar-benarnya,” kata Endang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here