Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Bekas kios darurat Pasar Ciranjang Kabupaten Cianjur, yang dibangun para pedagang  pasar itu sendiri, di tempat bekas pasar yang terbakaran beberapa bulan lalu.

Kini kios darurat itu dibongkar pengurus Pasar Ciranjang dengan menggunakan alat berat. Pembongakan kios darurat tersebut, dilakukan setelah para pedagangnya dievakwasi menghuni kios darurat yang dibangun Pemkab Cianjur di terminal yang tidak dipakai.

Informasi yang dapat dihimpun, pembongakan kios darurat dan puing bekas kios darurat tersebut, seharusnya dilaksanakan pada awal Maret 2021. Namun karena sesuatu hal, baru sekarang dilaksankannya.

Alotnya pembongakan kios darurat itu lantaran adanya beberapa kendala. Terutama para pedagang yang berjualan di kios darurat blok B dan C. Mereka ini nampaknya enggan pindah ke kios yang telah disediakan pihak Pemkab Cianjur di lahan terminal yang tidak dipakai. Karena dianggap sepi pembeli.

Saking engannya pindah ke kios darurat, hingga pagar besi, pintu besi yang dilas dibongkar paksa. Bahkan Police Line diputus oknum para pedagang pasar Ciranjang.

Setelah UPTD Pasar, DPP, K5 Pasar Ciranjang dibantu Polsek Ciranjang dan Dishub Cianjur, beberapa kali melakukan upaya secara persuasif. Maka, kemarin (Selasa, 16/3/2021) seluruh pedagang pindah menghuni kios darurat yang disediakan pihak Pemkab Cianjur.

Setelah itu, puing bekas kebakaran beserta kios darurat dibongkar dengan menggunakan alat berat. “ Sekaligus alat berat tersebut akan digunakan untuk membuat jalan masuknya mobil angkot, delman dan kendaraan lainnya menuju pasar kios darurat,” terang H. Nandang Wakil Ketua K5 Pasar Ciranjang.

Salah seorang Petugas Dishub Cianjur, Saepudin menambahkan, dengan sudah pindahnya para pedagang menghuni kios darurat dan dibongkarnya kios bekar kebakaran beberapa bulan lalu. Pihaknya mengapresiasi. Selain itu, juga ikut mendukung kinerja UPTD Pasar, DPP, K5 Pasar Ciranjang dan memenuhi permintaan para pedagang yang menginginkan angkot masuk pasar. Hal itu sudah berjalan namun akses keluar angkot masih terhalang alat berat yang sedang  bekerja membongkar kios.

” Dalam waktu dekat setelah selesai pembongakan kios, maka seluruh angkot dari berbagai jurusan dan trayek akan masuk ke dalam pasar darurat Ciranjang,”. pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here