Ilustrasi

Laporan : Sandi/Jay

Cianjur, metropuncaknews.com – Belakang ini,  ramai diperbincangkan masyarakat perihal rumah berhantu di Kampung Citengkor RT. 03/10 Desa Sukabakti Naringgul Cianjur Selatan Jawa Barat.

Rumah tersebut, dihuni Yanih (47) dan mak Jujun (65). Keduanya hidup tanpa pendamping alias janda. Kedua janda ini menghuni rumah itu bertiga dengan seorang anak kecil.

Saat ini mereka kebingungan tinggal di rumah yang terkadang ada penampakan makhluk gaib. Dari mulai meja makan hingga bantal guling dan perkakas lainnya menjadi tanda-tanda kemunculan makhluk astral itu. Hal itu jelas membuat ketiganya menjadi takut dan kebingungan.

Saat ditemui awak media, Selasa (01/07), Yanih mengatakan, kemunculannya setiap menjelang pagi hingga malam tiba. Meja makan, perabotan rumah dan yang lainnya menjadi sasaran mahluk gaib itu. Sehingga Yanih  dan ibu merasa kesal dan pusing dibuatnya. Pasalnya, harus membereskan perabotan ketempat asalnya.

” Anak saya yang paling sering melihat sosok makhluk gaib itu, malahan anak saya tahu kalau itu makhluk gaib itu datang dan diam di kamar juga di ruangan rumah. Bilangnya ada 5, tapi yang satu kalau banyak orang suka pergi ke arah batu besar dekat kantor BKSDA,” kata Yanih.

Ia pun membeberkan, dirinya pun tidak mengerti kenapa di rumahnya bisa terjadi kejadian aneh seperti itu. Maka dengan adanya hal itu Yanih dan ibunya kebingungan harus berbuat apa. Sementara tidak punya siapa-siapa alhasil hanya bisa bengong dan jengkel atas ulah makhluk-makhluk gaib itu.

” Beberapa Minggu kebelakang, suami adik saya baru pulang dari perantauannya di Kota Padang. Katanya harus mengadakan syukuran kecil-kecilan/alakadarnya saja. Tapi setelah itu terjadilah kejadian-kejadian aneh diluar nalar manusia hingga sekarang,” bebernya.

Mak Jujun mengatakan, pernah suatu hari ia mau masak di tungku. Tapi tiba-tiba apinya mendadak mati. Konyolnya lagi, kepala Mak Jujun ada yang lempar dengan perkakas.

” Cucu emak yang laki-laki berumur 11 tahun, pernah didorong waktu lagi duduk di kursi hingga jatuh ke lantai keramik, dan anehnya kalau banyak orang yang datang untuk melihat, mahluk gaib itu enggak ada muncul dan enggak menganggu barang-barang sekan-akan tidak ada apa-apa, tapi kalau orang sudah pada pulang pasti ada lagi seperti kursi, meja makan, bantal guling hingga lemari didalam kamar diruksak,” kata mak Jujun. Yanih dan Mak Jujun berharap adanya bantuan dari pihak pemerintah setempat untuk bisa mendatangkan ahli supranatural untuk mengusir mahluk gaib itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here