Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com, Jalan Ciranjang – Bojongpicung tepatnya di Kebon Jeruk, Desa Hegarmanah, Kecamatan Bojongpicung, Cianjur, belakangan ini ramai dibincangkan warga. Terutama pengguna jalan yang mengendarai mobil dan motor. Karena banyak ranjau paku yang bettebaran di tengah jalan.

Bahkan ada puluhan paku yang ditusukan pada ban bekas. Karuan saja hal tersebut sangat membahayakan pengemudi. Terutama pengemudi sepeda motor. Karena selain ban kendaraannya  mendadak gembos juga sepeda motornya bisa oleng hinga pengemudi sepeda motor bisa jatuh terpenting.

Seperti yang dialami Awaludin (29) salah seorang warga Ciranjang. Ia mengatakan, beberapa hari yang lalu, ia menjadi korban ranjau paku yang berserakan di tengah jalan Kampung Kebon Jeruk.

Ban depan motor mendadak gembos karena kena tusukan ranjau paku. Motor yang dikemudikan mendadak oleng. Hingga tak terkendali dan akhirnya jatuh di tengah jalan.

“ Beruntung pada kejadian tersebut saya tidak mengalami luka yang serius, hanya lecet ditangan kiri dan spion motor rusak,” ucap Awaludin.

Sementara lain, salah seorang warga Kampung Rawa Bebek, Kecamatan Bojongpicung, Sugilar (32)  menambahkan,, tadi siang Senin (8/06) sekira pukul 16,00 Wib, saat ia duduk santai sambil jajan Es Kelapa muda di pinggir jalan Kebon Jeruk.

Sugilar melihat dengan nyata, muda-mudi yang berboncengan naik motor yang datang dari arah Bojongpicung, mendadak oleng dan tajuh tersungkur di pinggir jalan. Setelah dibantu ditolong, ternyata ban depannya gembos. Terilihat ada 3 buah paku yang menancap di ban depan dan 1 paku menancap di ban belakang.

Karena itu, diharapkan pada pengguna jalan yang menggunakan mobil dan motor, bila melewati jalan Cirajang – Bojongpicung, tepatnya di Kebon Jeruk, harap waspada. Terutama pada malam hari. Karena banyak ranjau paku yang diduga sengaja ditabur oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“ Kami berharap, pihak Pemerintahan Desa Hegarmanah, Neglasari, pihak Kecamatan Bojongpicung dan pada pihak Satpol PP Cianjur, segera turun tangan untuk melakukan antisipasi, supaya tidak ada korban lagi akibat ranjau paku,” harap Sugilar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here