REporter : Aldan

Cianjur, metropuncaknews.com – Pengerjaan Cor beton jalan kabupaten sepanjang 1 kilometer lebih   yang melewati Desa Sukaraharja, Cimanggu dan Cihaur di Kecamatan Cibeber, menuai kekesalan penguna jalan dan warga sekitar. Pasalnya, pengecoran yang dilakukan pihak ketiga itu tidak ada sosialisasi terhadap warga, sehingga penutupan jalan dirasakan banyak menggangu aktivitas warga.

” Seharusnya pengecoran jalan itu setengah-setengah, jadi penguna jalan baik motor maupun mobil masih bisa lewat. Kalau dicornya full serperti ini lumpuh total,” kata Ai (37) warga Cimanggu,saat ditemui, Senin (26/03).

Menurut dia, yang lebih kasihan lagi warga Kampung Pasnggrahan Desa Cimanggu. Mereka tak bisa beraktivitas karena jalannya tertutup. Ada pun jalan alternatif gangnya kecil,itu pun harus memutar ke arah Cisalak.

” Harusnya pihak pemborong jangan mementingkan pribadi dengan seenaknya saja menutup jalur mending kalau satu hari dua hari, tapi ini kan bisa mencapai satu minggu lebih,” ujarnya.

Selain itu, Gunawan (40) karyawan GSI yang sehari-harinya melintas jalur tersebut mengaku, dirinya sering terlambat ke tempat kerjanya.
” Sangat disesalkan  jalan umum dan jalan kabupaten bisa ditutup total, padahal pengecorannya bisa sebelah-sebelah, memang warga butuh juga dengan pembangunan jalan tersebut, namun harusnya pihak pemborong jangan abaikan juga kepentingan penguna jalan. Bahkan saya sering kesiangan karena jalan harus memutar jauh,” ujar Gunawan.
Sementara itu, Camat Cibeber Ali Akbar mengatakan, terkait dengan pengerjaan cor beton tersebut, kebijakannya ada di kepala desa. Karena biasanya sebelum pengerjaan pihak ketiga ada kesepakatan dulu dengan kepala desa.

” Ya kalau memang warga sekitar merasa keberatan dan tidak ada lagi jalur alternatif buat aktivitas, nanti bisa dibicarakan dengan kepala desanya agar pengendara tetap bisa melalui jalur tersebut ,” katanya.

Pantauan dilokasi, jalan dari arah Kampung Babakan Bolang sampai dengan Kampung Pasanggrahan Desa Ciamnngu menuju alun-alun Cibeber ditutup total. Hingga pengendara dari arah tersebut harus memutar ke Desa Cisalak untuk menuju Kantor Kecamatan.

Namun parahnya lagi, warga Kampung Pasanggarahan dan Kampung Nangerang tertutup. Sehingga warga yang punya kendaraan mobil susah untuk ke luar karena tertutup pengerjaan cor beton tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here