Poto bersama seusai mengikuti kegiatan pengarahan dari As Intel Kodam III /Siliwangi Dan Dir Intel Polda Jabar

Laporan : Yatiman

 Bandung, metropuncaknews.com – Bertempat Di Gedung Graha Bhayangkari Jalan Cicendo Kota Bandung telah Berlangsung Giat Arahan Assintel Kasdam III/Slw dan Dir Intel Polda Jabar pada Babinsa serta Bhabinkamtibmas Kota Bandung, Rabu (14/03/19).

Kegiatan ini diikuti 300 orang peserta. Diantaranya para Danramil, para Kapolsek, para Babinsa dan para Bhabinkamtibmas Kota Bandung.

Penanggungjawab acara Kasat Bimas Polrestabes Bandung mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai dan sejuk menjelang Pemilu 2019.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Asintel Kasdam III/slw Kol Inf Bayu Sudarmanto, Dir Intel Polda Jabar Kombes Pol Arif Rahman, 
Dandim 0618/BS Letkol Inf Heri Subagyo, SIP, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema.

Rangkaian kegiatan pengarahan Asintel Kasdam III/Siliwangi dan Dir Intel Polda Jabari diawali  dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Dandim 0618/BS dalam sambutannya mengatakan, kesempatan kali ini adalah kesempatan yang baik untuk menunjukkan bahwa TNI Polri solid dan siap membantu sertra memberikan keamanan di masyarakat.

“ Kita akan memberikan rasa nyaman dengan melakukan kegiatan patroli bersama, Kita akan bersama-sama melakukan pengamanan untuk menyukseskan Pemilu 2019,” kata Dandim.

 Asintel Kasdam III/Slw Kol Inf Bayu Sudarmanto, mengatakan, netralitas TNI artinya tidak berpihak, tidak mempengaruhi, tidak membantu, tidak berat sebelah, dan tidak terlibat. Tindakan para Babinsa dalam upaya wujudkan netralitas TNI tidak berada di tempat TPS pada saat pelaksanaan pemilihan. Dilarang menyimpan atau menggunakan atribut atau seragam yang dapat menimbulkan persepsi yang menganggap keberpihakan salah satu pihak.

“ Termasuk tidak melakukan kegiatan berupa komentar, berdiskusi, menilai salah satu calon yang dapat menggambarkan keterlibatan dalam salah satu calon,” jelas AsIntel Kasdam.

Ditegaskannya, TNI Polri harus bersinergitas dalam melaksanakan tugas. Seperti dalam pelaksanaan pemgamanan pemilu. Disamping itu AsIntel Kasdam, menekankan kepada peserta, jaga nama baik dan netralitas TNI dalam setiap melaksanakan tugas.

“ Pedomani buku saku TNI dalam setiap pelaksanaan tugas, dan tingkatkan soliditas TNI Polri dalam setiap pelaksanaan tugas untuk menyukseskan Pemilu 2019,” kata AsIntel Kasdam III/Siliwangi.

 Sementara Dir Intel Polda Jabar Kombes Pol Arif Rahman, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyikapi situasi menjelang Pemilu.  Untuk itu harus bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif dan sejuk dalam Pemilu 2019. Kita ini adalah Garda terdepan NKRI. Namun banyak pihak yang menginginkan kita terpecah. Karena jika TNI Polri pecah, maka akan sangat mudah ancaman-ancaman yang masuk ke dalam NKRI.

Lebih lanjut Kombes Pol Arif Rahman mengatakan, pihaknya akan memberikan wawasan terkait perkembangan di dunia internasional yang saat ini makin gencar mengancam keutuhan NKRI. Artinya, saat ini kita sedang mengalami era globalisasi dan sudah banyak contoh yang telah terjadi diluar Negeri. Seperti banyaknya perang saudara di berbagai negera. Karena itu, kita harus bersyukur kita hidup di Indonesia yang notabanenya terdiri dari berbagai macam suku. Namun bisa hidup rukun dan berpegang teguh dalam satu kesatuan.

Kombes Pol Arif Rahman juga mengatakan, yang perlu kita pedomani dalam era globalisasi ini adalah banyak nya faham- faham radikal. Bahkan kini sudah menyebar diseluruh dunia. Seperti contoh ISIS, dan tidak menutup kemungkinan faham tersebut masuk ke Indonesia.

Ancaman kedepan untuk Indonesia adalah ancaman perang militer dan non militer. Salah satunya adalah terorisme, Cyber Crime, dan penyelundupan Narkoba. Semua itu dapat merusak generasi muda.

“ Dalam negara kita sudah ada faham-faham Khilafah yang masuk di Indonesia. Seperti HTI, sekalipun organisasinya sudah dibubarkan, namun orang-orangnya masih ada dan itu yang harus kita waspadai karena tidak menutup kemungkinan mereka berafiliasi kedalam salah satu Parpol,” ujarnya menegaskan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here