Laporan :Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Seluruh Keluarga Penerima Manpaat (KPM) Warga Kampung Pasir Gede, Desa Mekargalih Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur, kirim surat pengaduan ke  Kementerian Sosial (Kemensos).

Pasalnya, seluruh KPM  yang mendapat Bantuan Pemerintah Non Tunai (BPNT) mengeluh. Karena tiap bulannya menerima beras, daging, buah-bahan, sayuran dan kacang-kacangan tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Selain kualitasnya jelek juga harganya bila diperhitungkan hanya kisaran senilai Rp. 145 ribu.

Salah seorang perwakilan dari keluarga KPM Warga Kampung Pasir Gede Desa Mekargalih, Muhamad Sopyan (29) mengatakan, tiap bulannya setelah menerima bantuan berupa beras, daging, telor, buah-bahan, kacang-kacangan dan kentang, para KPM selalu mengeluh.  karena seluruh kualitas sembako yang dibagikan jelek.

Seperti BPNT yang diterima pada 5 Februari 2021. Beras seberat 10 Kg, kualitasna jelek. Daging ayam 1Kg, Telor ayam 0, 5 Kg, kacang ijo 1/4 Kg,  Kentang 0,5 Kg dan buah jeruk 2 buah.

Setelah harganya diperhitungkan, maka seluruhnya hanya kisaran senilai Rp 145, rbu. Sedangkan uang bantuan tiap KPM nya senilai Rp 200 ribu tiap KPM nya. Karena itu, uang bantuan milik KPM masih ada sisa senilai Rp, 55 ribu tiap KPM nya.

Karena itu, maka seluruh KPM telah beberapa kali mengadukan keluhannya pada berbagai pihak. Termasuk pada Kepala Desa Mekargalih, naum hingga sekarang tidak ada perubahan.

Merasa kesal karena tidak adanya tanggapan, maka seluruh KPM Warga Kampung Pasir Gede, Pasir Kihiyang, Cibogo dan KPM warga lainnya, Selasa (7/2-2021) berkumpul untuk musyawarah dan sekaligus menandatangani surat pengaduan ke Kemensos. “ Kegiatan warga tersebut, digelar di salah satu rumah milik KPM Warga Kampung Pasir Gede,” kata Supyan, Kamis (11/2-2021).

Sementara itu, Kepala Desa Mekargalih Taryat Dibrata mengatakankan, memang benar adanya, warga Kampung Pasir Gede belum lami ini, pernah ada yang mengadu mengenai kualitas beras dan kualitas daging, kacang dan sayuran yang didapat dari BPNT.

Namun, lanjut Taryat, pihaknya tidak memiliki kewenangan. Jadi tidak bisa berbuat banyak atas pengaduan masyarakat tersebut. Karena pihak desa hanya sebagai monitoring. “ Tapi semua keluhan KPM tersebut, telah dilaporkan ke pihak kecamatan melalui Tenaga  Kesejahtraan Sosial Kecamatan (TKSK) Ciranjang,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here