Laporan : Agus

Cianjur metropuncaknews.com – Usaha wisata adalah usaha yang tidak akan pernah ada matinya. Kalau usaha itu dikelola secara profesional. Namun hari ini yang terjadi di Wana Wisata Poklan Kp. Salakopi Desa Haurwangi Kecamatan Haurwangi, pendapatan dari usahanya wisatanya mengalami penurun yang cukup drastis. Karuan saja hal tersebut membuat pengurus wisata harus berpikir keras untuk menaikan kembali omset yang kini turun hingga mencapai 60 persen.

Sekretaris LMDH Ayi Juanda saat ditemui Minggu (15/9) mengatakan, omset wana wisata poklan turun hingga 60 persen. Menurut Ayi, biasanya jumlah pengunjung bisa mencapai 2000 sampai 3000 pengunjung per 15 harinya. Namun kini hanya 1000 sampai 1200 pengunjung saja. Tentunya hal tersebut harus segera diperbaiki dan dicarikan solusinya. “ Salah satunya seperti melalui program penambahan wahana yang harus segera dilakukan oleh kami sebagai pengelola,” ucapnya.

Sementara ini, lanjutnya. pihaknya hanya membuat 2 program. Yaitu pembenahan area wisata yang meliputi penambahan tempat tempat selpy. Kemudian sistem marketing. Yaitu pembinaan kepada seluruh anggota LMDH agar mampu memaksimal mensos yang mereka miliki agar dapat dijadikan alat sebagai promosi Wana Wisata Pokland.

“ Selain itu juga tentunya pembangunan wahana kolam renang yang akan segera dilanjutkan pembangunannya dan kami harap Juni 2020 sudah rampung pembangunannya,” jelas Ayi.

Maka dengan ada pembenahan diberbagai hal, diharapkan pengunjung akan semakin banyak lagi.Hingga kedepannya Wana Wisata Poklan menjadi destinasi wisata yang dapat memberikan kepuasan lebih terhadap pengunjung. “ Sehingga pengunjung tidak merasa bosan dan terus ingin mendatangi Wana Wisata Pokland,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here