Home Sorot Pendamping Tak Mengetahui Jumlah Traktor Bantuan Aspirasi Yang Dibagikan Pada Kelompok Tani

Pendamping Tak Mengetahui Jumlah Traktor Bantuan Aspirasi Yang Dibagikan Pada Kelompok Tani

0

Laporan: Iriyanto

Editor : YH

Cianjur, metropuncaknews.com – Jumat 12 Agustus 2022, puluhan Traktor yang disimpan di gudang SRG Haurwangi Kabupaten Haurwangi Kabupaten Cianjur dibagikan pada para kelompok tani yang ada di Kabupaten Cianjur.

Diketahui traktor tersebut merupakan bantuan dari pemerintah pusat melalui bantuan aspirasi anggota DPR – RI, namun sangat disayangkan jumlahnya masih dirahasiakan.

Salah seorang Ketua Kelompok Tani yang enggan disebutkan namanya, mengaku pengajuan tersebut sudah cukup lama, parahnya lagi apa yang diajukan tidak sesuai dengan yang diberikan.

“Di proposal yang kita minta itu traktor merk Kubota 45 PK, tapi yang datang bukan itu. Tapi daripada nggak dapat ya diterima saja, karena memang sangat perlu untuk menggarap sawah, ” kata dia.

Dia melanjutkan, jumlah keseluruhan yang mendapat bantuan traktor ada sebanyak 41 unit yang didistribusikan langsung pada kelompok tani.

“41 traktor itu dibagikan kepada kelompok tani yang ada di wilayah Cianjur Selatan, ” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pendamping, Hasan (31) menyampaikan, traktor yang dibagikan pada Kelompok tani yang ada di Kabupaten Cianjur, itu bantuan aspirasi dari Hj Endang anggota DPR-RI dari Fraksi Gerindra.

“Mengenai jumlah keseluruhannya, saya tidak tahu dan untuk berapa kelompok tani, saya hanya ditugaskan mengawasi saat dibagikan pegawai Pertanian Kab Cianjur saja, ” katanya mengakui tugas yang diberikan anggota DPR – RI.

Ditemui terpisah, salah seorang tokoh masyarakat di Kec Haurwangi Mahrom Saepudin menerangkan, jika petugas tidak mengetahui jumlahnya itu sangat naif dan mustahil. Karena petugas yang diintruksikan atasannya sangat membutuhkan berapa jumlah traktor yang diberikan kepada kelompok tani sebagai bahan untuk laporan kepada pimpinannya, apalagi ini bantuan pemerintah jadi jangan main – main.

“Intinya jika terus berkilah terkait ketidaktahuan jumlah traktor yang diberikan, itu akan menjadi tanda tanya besar. Sehingga sangatlah wajar jika menimbulkan kecurigaan masyarakat, ” kata Mahrom.***

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version