Para pendaki gunung, terpaksa harus menghentikan hobbynya karena untuk sementara waktu pendakian ke Gn Gede Pangrango ditutup

Laporan : Shandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Guna pemulihan ekosistem dan antisipasi cuaca buruk seperti tahun-tahun sebelumnya, jalur pendakian Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), terhitung mulai tanggal 1 Januari hingga akhir 2019 mendatang, sementara ditutup.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Wahju Rudianto mengatakan, penutupan dilakukan dalam rangka pemulihan ekosistem serta menjaga kelestarian gunung yang merupakan salah satu ikon pendakian favorit di Pulau Jawa ini.

” Untuk aktivitas pendakian, semua jalur akan ditutup sementara. Baik jalur Cibodas, Gunung Putri, maupun Selabintana,” kata Wahju saat ditemui awak media, Rabu (26/12).

Selama kawasan pendakian ditutup, pihaknya akan menggelar sejumlah kegiatan. Seperti melakukan aksi bersih gunung, menurunkan sampah-sampah, khususnya sampah plastik, serta patroli pengamanan antisipasi kemungkinan adanya pendaki illegal pada saat penutupan.

” Kami akan lakukan penjagaan dan pengamanan bersama. Mudah-mudahan kegiatan pendakian ilegal semakin menurun, bahkan tidak terjadi lagi,” tegasnya.

Sebelumnya, penutupan aktivitas pendakian sudah mulai disampaikan kepada warga dan calon pendaki Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, melalui media sosial (Medsos) dan memasang pemberitahuan di pintu masuk pendakian.

” Penutupan sebetulnya sudah terjadwal dari tahun ketahun. Jadi sudah dipahami para pendaki,” terangnya.

Berdasarkan data pendaki terhitung sampai tanggal 31 Desember nanti, berkisar 70 hingga 80 orang perhatiannya.

” Kami pun terus mengingatkan kepada para pendaki agar menjadi pendaki yang mencintai alam, pendaki yang bertanggung jawab dan pendaki yang turut serta melestarikan Taman Gunung Gede Pangrango,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here