Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Ibu-ibu warga Kampung Pangarengan RT 02/02 Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur, geger. Pasalnya, celana dalam (CD) milik mereka sering hilang.

Anehnya, setelah sekian lama CD tersebut ditemukan menumpuk di bak air  yang sudah tidak terpakai di Mesjid  Jami Alhidayah. Sedangkan sebagian lagi berceceran diatas genting rumah milik warga setempat.

Menurut keterangan, kejadian sering hilangnya CD tersebut diawali pada 3 tahun yang lalu. Kini hal tersebut terulang kembali. Ibu – ibu banyak yang kehilangan CD nya. Namun hingga kini pencurinya masih mistrius, belum berhasil ditemukan.

Ketua RT 02 Agus Kurnia (49) mengatakan, kejadian sering hilangnya CD milik ibu-ibu warga Kampung Pangarengan, itu sudah cukup lama  diketahunya sekitar sejak 3 tahun lalu. Kejadian itu sempat tidak . Itu pun setelah ramai dan diumumkan disetiap tempat pengajian rutinan.

Awalnya, sering hilangnya CD tersebut, ibu-ibu cuek cuek saja. Tapi bagi yang sering kehilangan CD nya, seperti keluarga Ibu Hj E, membuat keluarga merasa pusing dan jengkel. Karena setiap menjemur CD nya pasti hilang. Hal hal itu diicarakan ketetangganya, malah ditertawakan ibu-ibu lainnya.

Tapi setelah CD ditemukan menumpuk di bak air yang sudah tidak terpakai di masjid,  kurang lebih sebanyak 30 helai, ternyata ibu – ibu yang lainnya mendadak ikut berang juga terlihat malu. Karena CD yang menumpuk tersebut tidak hanya milik keluarga Hj. E saja melainkan  milik ibu-lainnya juga banyak. Konon katanya,  itu terjadi pada 3 tahun lalu.

Namun baru – baru ini, pencuri CD mistrius tersebut, mulai aktif  lagi melancarkan aksinya. Sebab ibu-ibu sering kehingan CD lagi dan banyak ditemukan di WC  masjid yang sudah lama tidak dipakai. Selain itu, ada juga yang ditemukan di atas genting rumah milik Hj. E yang rumahnya berdekatan dengan masjid.

“ Kami merasa kaget juga heran, karena modus pencurian CD seperti itu entah untuk  apa tujuannya dan diperkirakan CD yang dicurinya saat sedang dijemur pemiliknya selain itu pihaknya menduga bahwa orang mistrius tersebut memiliki kelainan jiwa,” tutur Hj. E.

Sementara itu Kepala Desa Kertajaya Sunandar menambahkan,  adanya pencuri CD mistrius di Kp Pangerangan, itu benar membuat jengkel semua pihak, utamanya ibu – ibu.

Bukan masalah CD nya, karena harganya juga tidak seberapa. Namun rasa diledeknya yang menjadi jengkel perilaku maling misterius dan penyakit tersebut takut menular pada orang lain.

“ Diduga, pencuri CD tersebut memiliki kelainan jiwa, karena itu, kami bersama Bhabinkabtibmas, Babinsa dan BPD akan melakukan pembinaan pada seluruh warga Desa Kertajaya,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here