DP, tersangka penculik anakdibawah umur

Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya akan jatuh juga. Ungkapan orang bijak tersebut, nampaknya dialami DP (40), orang yang menculik Sulaeman (10) anak bungu pasangan suami istri Salim dengan Siti Nurwahidah, warga Kp Bobodolan Desa Ramasari Kecamatan Haurwangi Cianjur, Senin (13/07).  Setelah dibawa ke beberapa tempat.

Sulaeman ditinggalkan penculiknya di Mesjid Jamie Nurul  Hidayah Bekas RM Setuju Tungturunan Sukaluyu Cianjur.

Entah mau apa, pada Selasa (14/07) sekira pukul 11. 30 WIB, DP datang lagi ke Mesjid Jamie Nurul Hidayah. Nahas bagi DP, pengurus mesjid nampaknya masih mengenal orang yang meninggalkan Sulaeman kemarin. Maka saat itu juga, ia melaporkannya ke pihak Desa Ramasari Kecamatan Haurwangi.

Tak lama kemudian, perangkat Desa Ramasari bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa menjemput tersangka dan dibawa ke Kantor Desa Ramasari untuk dipertemukan dengan Sulaeman dan teman-temannya yang menyaksikan Sulaeman dibawa orang tak dikenal.

Pihak Desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa langsung memasukan tersangka ke ruangan sekretariat Karang Taruna yang tak jauh dari Kantor Desa Ramasari,

Namun, saat tersangka dikeluarkan dari ruang Sekretariat Karang Taruna, menuju mobil polisi, tersangka diamuk massa. Hingga petugas Kepolisian dan TNI kewalahan menyelamatkan tersangka dari amukan massa.

Salah seorang staf Desa Ramasari Alex mengatakan, tersangka pelaku penculikan Suleman kemarin, setelah dipertemukan dengan Sulaeman dan teman bermainnya, membenarkan jika yang membawa Sulaeman kemarin adalah dia.

” Benar orang ini yang membawa membawa saya kemarin dan menyuruh maling sepeda, kucing dan akan dikerjakan menjadi pengencleng kotak amal,” ucap Sulaeman.

Untuk menghindar dari kemarahan massa, tersangka berlaga seperti orang stres. Hingga saat ditanya identitas, dia menjawabnya berbelit=belit layaknya orang gila. Hingga membuat kesal para petugas.

Menurut informasi dari pihak lain, ternyata tersangka warga Jakarta dan memiliki saudara di Kampung Cidogdog, Desa Neglasari, Kecamatan Bojongpicung. Namun kebenarany informasi tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian setempat.

Sementara itu, Babinsa Desa Ramasari, Serda Bambang Syahrial mengatakan, mengetahui tertangkapnya pelaku penculikan itu atas laporan dari pihak Desa Ramasari. Katanya, tersangka balik lagi ke Meajid Jami Nurul Hikmah untuk mengambil anak yang ditinggal kemarin.

Namun pihak pengurus masjid, langaung menghubungi pihak Desa Ramasari dan tak lama kemudian datang untuk menjemputnya. Sesampainya Desa Ramasari, langsung diintrograsi untuk dimintai keterangan. Namun sayang tersangka menjawabnya berbelit-belit dan berlaga seperti orang gila.

“ Untuk pemeriksaan lebih lanjut, tersangka diamankan pihak Kepolisian Bojongpicung,” ucap Bambang Syahrial, pada awak media, Selasa (14/07).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here