Lokasi penemuan mayat dalam tong

Laporan : Yatiman

Bogor, metropuncaknews.com – Perkembangan penanganan kasus penemuan mayat dalam tong dengan korban Dufi, saat ini sedang dalam tahap pemberkasan perkara. Sesuai dengan dasar SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) yang telah dikirimkan ke pihak Kejaksaan Negeri Cibinong.

Dalam tahap penyidikan tersebut, para tersangka dibagi sesuai dengan peran masing-masing dalam melakukan aksi tindak pidana/kejahatannya. Yaitu, Mn alias A Bin Mur (35) yang tinggal di Bekasi Kota. Pelaku Dalam hal ini berperan sebagai eksekutor atau  pelaku utama dengan persangkaan Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 365 Ayat 3.

Tersangka Ke 2 (Dua), yaitu  Sm (34) tinggal Di Bekasi Kota dan berperan turut membantu dan ikut merencanakan dengan persangkaan Pasal 340 KUHP Jo Pasal 55 dan atau 338 Jo Ps.55 dan atau Pasal 365 Ayat 3 Jo Pasal 55 KUHP.

Sedangkan tersangka Ke 3 (Tiga) adalah Dsp Alias Yd (31) dari Kab.Sukabumi. Tersangka berperan membantu mengangkat mayat korban dan membantu membuang tong berisi mayat serta mendapat upah Rp. 200.000 dengan persangkaan Pasal  340 KUHP Jo Pasal 55 aan atau Pasal 338 Jo Pasal 55 dan atau Pasal 365 Ayat 3 Jo Pasal 55 dan atau Pasal 181 KUHP.

Dalam penanganan selanjutnya, ketiga tahanan beserta barang bukti lainnya termasuk mobil Innova milik korban, telah disita oleh polisi  dari Lampung guna proses penyidikan lebih lanjut.

Selanjutnya penyidik akan melakukan rekontruksi di 3 (tiga) TKP. Yaitu, di rumah kontrakan pelaku sebagai tempat eksekusi di daerah Kec. Gunung Putri dan tempat pembuangan barang milik korban di Kec. Cilengsi Bogor, serta tempat pembuangan tong berisi mayat korban di Kec. Kalapanunggal.

Rekonstruksi dimaksudkan untuk menyinkronkan keterangan tersangka dengan TKP dan barang bukti yang ada yang ada dan dihadiri Jaksa Penuntut Umum dan Kuasa Hukum tersangka. (Sumber : Bid Humas Polda Jabar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here