Pemuda Hijrah Cianjur saat menyambangi Istana KSJ

Liputan : Shandi 

Cianjur, metropuncaknews.com – Berangkat dari kerendahan hati atas apa yang telah diciptakan Tuhan, Pemuda Hijrah Cianjur (PHC) menyambangi Istana Komunitas Sehat Jiwa (KSJ) di Kampung Nagrak Desa Nagrak Kecamatan Cianjur Kota, Kamis (5/7) kemarin.

PHC Care atau Pemuda Hijrah Cianjur Peduli, memang bukanlah sebuah organisasi yang besar. Melainkan hanya sekumpulan orang-orang kecil yang berusaha untuk menjadi besar dengan menanamkan kepedulian terhadap sesama.

Sementara Istana KSJ merupakan salah satu wadah para penderita Skizofrenia atau lebih akrab dikenal ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa). Istana yang diprakarsai oleh Nurhamid mantan seorang guru yang mencoba hijrah ke ranah yang bukan bidangnya. Namun dengan usaha, upaya dan tekad yang kuat Nurhamid mampu mewujudkannya dengan tidak meminta bantuan pemerintah.

Disinggung mengenai pembiayaan Istana KSJ tersebut, Nurhamid mengatakan, semua bantuan datang dari hamba alloh. “ Dari apa yang kita lakukan itu sudah ada perhitungannya,” imbuhnya beberapa waktu lalu.

“ Ada sekitar 48 orang ODGJ di Istana KSJ. Hal itu menjadi pemandangan yang membuat jiwa kami bergetar, terhenyak dan bertafakur, Allahu Akbar,”  ucap Acuy dengan ketakjubannya melihat Nurhamid yang mampu mengurusi Skizofrenia dengan jumlah yang banyak.

Maka dengan melihat sanak saudara yang memiliki kekurangan, PHC tidak sedikit pun membedakan satu sama lain. Hal tersebut dilakukannya mengikuti sunnah rasul yang menyuruh umatnya untuk selalu menjaga silaturahmi.

” Ya, dalam Islam kita diharuskan untuk bisa saling menjalin silaturahmi, tanpa membedakan apa dan siapa. Dihadapan Alloh semua sama, besar-kecil, kaya-miskin dan apapun itu tak ada bedanya, yang membedakannya adalah seberapa besar keimannya kepala Alloh,” ucap salah seorang anggota PHC pada awak media.

Maafkan kami Ya Allah, hati kami yang kurang dan mungkin jauh dari rasa bersyukur. Jadikan kami wasilah (jembatan kebaikan) untuk membantu mereka kembali bisa menikmati indahnya dunia dengan normal (sempurna). “ Karena tentunya dengan izin dan ridhoMulah mereka bisa kembali sempurna, Insya Allah,” tutup Acuy.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here