Komunitas Pemuda Hijrah Cianjur saat berada dimakam Pangeran Hidayatulloh

Laporan : Shandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Komunitas Pemuda Hijrah Cianjur.Id (PHC.Id), peringati Hari Guru Nasional 25 November dengan melakukan ziarah ke makam Pahlawan Nasional. Yakni makam Pangeran Hidayatulloh di Kelurahan Sawahgede, Cianjur, Minggu (25/11).

Menurur keterangan, karena terdapat makam Pangeran Hidayatulloh di Kelurahan Sawahgede, Cianjur. Maka salah satu jalan di Kelurahan tersebut diberi nama Jalan Pangeran Hidayatulloh. Jalan tersebut adalah yang melintang dari Simpang Joglo sampai perempatan BLK.

Pangeran Hidayatulloh lahir di Martapura pada tahun 1822 M. Ia dididik secara Islam di Pesantren Dalam Pagar Kalampayan yang dirikan oleh Syekh Muhammad Arsyad Al-banjari, salah seorang tokoh Agama Islam di Nusantara. Sehingga is memiliki ilmu kepemimpinan serta keagamaan yang cukup tinggi untuk kemudian dipersiapkan menjadi seorang Sultan.

Alasan kenapa PHC.Id melakukan ziarah ke makam Pangeran Hidayatulloh, karena ingin menjadi seorang pemimpin yang syarat akan agama Islam. Paling tidak bisa memimpin diri sendiri dan keluarga.

Seperti diketahui dalam tubuh PHC.Id  ini memang penuh warna-warni yang terdapat anggota dari berbagai lapisan. Yang pasti siapapun pasti akan tercengang jika mendengar dan melihat seperti apa latar belakangnya.

Namun, seburuk apapun seseorang jika Alloh Swt sudah menghendaki, maka semuanya akan terjadi. Karena Dia akan memberikan hidayah kepada siapapun yang mau berusaha mendekatiNya.

Ketua Pemuda Hijrah Cianjur.Id Acuy, mengatakan, seorang pemimpin itu harus benar-benar bisa bertanggung jawab atas keputusan atau kebijakannya.

” Buat kami Pangeran Hidayatulloh merupakan sosok pemimpin dan seorang guru besar yang harus digugu dan ditiru. Setelah dididik di salah satu pesantren, sehingga memiliki ilmu kepemimpinan dan keagamaan yang cukup tinggi hingga kemudian dipersiapkan menjadi seorang Sultan, menurut kami itu sangat perpect sekali,” kata Acuy.

Lanjutnya, setelah membaca, mengkaji dan mempelajari bagaimana perjuangan Pangeran Hidayatulloh ini, sangat memberi inspirasi bagi pihaknya yang sedang berhijrah menuju ridho Allah Swt.

Jangan pernah melihat seseorang dari luar dan masa lalunya, karena semua bisa berubah menjadi jauh lebih baik jika Alloh sudah memberikan hidayah.

“ Nah, kegiatan yang kami lakukan hari ini adalah cara kami menghargai dan menghormati sosok seorang guru besar, untuk kami bisa menjadi lebih baik menuju ridho Allah Swt, dan mudah-mudahan bisa menjadi motivasi buat orang lain,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here