Ilustrasi

Laporan : Noverius

Kobar, Kalteng, metropuncaknews.com – Sampah plastik, termasuk kantong plastik, memang selalu jadi masalah. Pasalnya, kantong plastik yang dibakar dapat menyebabkan pencemaran udara dan gangguan pernapasan. Selain itu, kantong plastik yang digunakan sebagai tempat makanan berpotensi mengganggu kesehatan manusia.

Untuk kebaikan lingkunagan, Pemkab Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng, akan menerapkan Peraturan Bupati (Perbup) terkait pengurangan pemakaian kantong plastik di pusat perbelanjaan.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kobar, Robianoor mengatakan, sementara ini akan dilakukan pendataan pusat perbelajaan mana saja yang akan menerapkan kebijakan tersebut.

Setelah itu juga akan dilakukan sosialisasi kepada supermarket dan mini market. Termasuk pada pasar tradisionil terkait program pengurangan penggunaan kantong plastik tersebut.

Sebelum Perbup itu diberlakukan lanjut Robianoor, pihaknya akan mengadakan pertemuan terlebih dahulu. Hingga nanti tidak ada lagi supermarket dan mini market serta para pedagang di pasar yang menyediakan kantong plastik untuk tempat barang belanjaan.

“ Sebagai ganti kantong plastik, para konsumen nantinya diharuskan membawa kantong belanja sendiri seperti tas dari purun, tas dari karung daur ulang, dan tas-tas jenis lain yang mereka miliki sebagai tempat untuk membawa barang belanjaannya,” ujar Robianoor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here