Laporan : Sandi/Dhani

Cianjur, metropuncaknews.com – Pemerintahan Kabupaten Cianjur memutuskan untuk mengajukan perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) parsial.

Perpanjangan PSBB parsial kali ini, diajukan di 16 kecamatan yang sebelumnya dilaksanakan di 18 kecamatan.

Kepala Bidang Humas dan Data Gugus Tugas Covid -19 Kabupaten Cianjur, Teddy Artiawan menjelaskan, pengajuan perpanjangan ini didasari pertimbangan beberapa hal teknis hasil evaluasi pelaksanaan PSBB parsial sebelumnya yang berakhir pada Selasa (19/05) kemarin.
” Ya, kenapa diperpanjang, karena terdapat delapan indikator yang jadi pertimbangan teknis PSBB parsial di Kabupaten Cianjur, sehingga perlu diperpanjang,” jelasnya.

Dilain pihak, Plt Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, hasil evaluasi PSBB Jawa Barat, Cianjur masih masuk dalam zona kuning namun diberi label merah kewaspadaan. Meskipun, ada beberapa indikator yang menunjukkan perubahan ke arah lebih baik di 180 desa yang hingga saat ini masih berstatus hijau serta nol ODP dan PDP.

” Bagi desa-desa lainnya yang memang statusnya masih zona hijau, diharapkan tetap untuk mempertahankannya, sebaliknya bagi desa yang masuk ke zona merah harus terus berupaya meminimalisirnya. Dan upaya yang kami lakukan saat ini dengan melakukan rapid tes di keramaian,” kata Herman, Senin (18/05) lalu.

Sementara Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto saat ditemui ditempat terpisah bersama tokoh agama Kabupaten Cianjur mengatakan, dirinya mengimbau masyarakat untuk tidak bosan berdoa. Terutama dibulan Ramadhan yang baik ini agar desa-desa yang statusnya masih zona hijau agar tetap hijau. Untuk desa-desa yang berstatus kuning dan merah agar segera berstatus zona hijau dari Covid -19.

“ Kita bersama para ulama di Kabupaten Cianjur mengajak masyarakat Cianjur untuk selalu berdoa agar wabah ini cepat hilang di Indonesia terutama di Kabupaten. Cianjur,” ujar Kapolres, Kamis (21/05).
Kapolres menambahkan, sejak jauh-jauh hari pun Polres Cianjur bersama Forkompimda Cianjur memang sudah melakukan berbagai langkah-langkah layaknya PSBB.

” Mengadakan penyekatan di wilayah perbatasan, penyemprotan disinfektan, penyaluran sembako, dan penyekatan jalan protokol itu sudah kita lakukan bersama-sama,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here