Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Pemerintah Desa Sukataris Kecamatan Karangtengah Kabupaten Cianjur, membangun ruangan isolasi dilingkungan kantor desanya. Pembangunan ruangan tersebut bersumber dari dana DD/ADD tahun anggaran 2021.

Kepala Desa Sukataris, Moch. Nur Lukman, S.Pd.I, saat ditemui wartawan mengatakan, pembangunan ruangan isolasi itu dilakukan sebagaimana yang diintruksikan Menteri Desa, Nomor 1 Tahun 2021 dan Menteri Dalam Negeri Nomor 03 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019.

” Menyesuaikan dengan intruksi tersebut, saya mulai melaksanakan pembangunan ruang isolasi Desa Sukataris ini. Adapun sumber anggarannya dari DD/ADD tahun anggaran 2021 dengan nominal Rp. 77 juta,” kata Moch. Nur Lukman di ruangan kerjanya, Senin (19/04/2021).

Masih dikatakan Moch. Nur Lukman, adapun volume pembangunan ruang isolasi itu berukuran 6 x 4 meter. ” Itu termasuk sama tangga ya,” ucapnya.

Terpantau di lokasi pembangunan ruangan tersebut, pelaksanaan pembangunan itu dikerjakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Sukataris dengan melibatkan warga setempat.

Lanjut Moch. Nur Lukman, tujuan utama kenapa dibangun sekitar kantor desa, tak lain adalah untuk memudahkan pemantauan. Hingga bisa memperhatikan sepenuhnya apa saja yang dibutuhkan pasien terpapar covid-19.

” Untuk pemantauan, itu bisa saja dilakukan oleh bidan desa yang sudah mengikuti bimbingan penangan pasien covid-19. Mengenai kebutuhan pasien terpapar covid-19 itu dari pihak desa,” terangnya.

Terakhir Moch. Nur Lukman mengatakan, di ruangan isolasi yang dibangunnya itu, sudah disiapkan fasilitas seperti kamar mandi, tempat tidur serta kebutuhan yang lainnya. Hal itu dilakukan untuk memberikan rasa nyaman kepada pasien terpapar covid-19, supaya memiliki semangat untuk kembali sembuh.

” Untuk di Desa Sukataris ini, dalam hal mentaati prokes alhmadulillah masih tetap berlaku. Karena kita juga sudah menyiapkan posko terkait penyebaran covid-19 hingga tingkat keRTan,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here