Laporan : Sandi/Ace

Cianjur, metropuncaknews.com – Pemerintah Desa Mekarsari tidak menerapkan protokol kesehatan dan Maklumat Kapolri, pada para pekerja pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Kampung Raweuy RT. 03/07.

Berdasarkan hasil pantauan dilapangan, Senin (04/05), terlihat jelas para pekerja tidak menggunakan masker atau alat pelindung lainnya.

Para pekerja pembangunan TPT saat dihubungi mengatakan, masker itu ada di desa tapi gak diberikan pada para pekerja.

” Di kantor desa katanya ada masker, masalah dibagikan atau tidak itu kan kebijakan orang desa,” kata pekerja yang meminta namanya tidak disebutkan.

Maka dengan terjadinya hal itu, jelas mengundang pertanyaan banyak pihak. Lantaran disaat semua mematuhi peraturan pemerintah dan Maklumat Kapolri tentang pencegahan pencemaran virus covid-19, sementara pihak Pemerintahan Desa Mekarsai terkesan malah mengabaikannya.

‘ Sama halnya dengan memberi contoh tidak baik pada masyarakat bukan” imbuhnya.

Ditengah berlangsungnya pandemi virus covid-19, desa tersebut tetap menjalankan pembangunan TPT yang tak jauh dari kantor desa.

Ironisnya, saat ditinjau ke lokasi pembangunan, tak satu pun terlihat adanya tim pelaksana kegiatan (TPK) atau perangkat desa untuk mengawasi proses berlangsungnya pembangunan itu.

Padahal, pembangunan TPT tersebut tak jauh dari kantor desa. Awak media pun mencoba mencari tahu siapa yang bertanggungjawab atas berlangsung pembangunan tersebut. Alhasil hingga berita ini diterbitkan pihak yang bersangkutan belum bisa memberikan keterangan yang jelas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here