Ilustrasi

Laporan : Sandi/Dhani

Cianjur, metropuncaknews.com – Sebelumnya sempat ramai beredar di media sosial whatsapp, perihal terjadinya pembacokan di jalan Aria Cikondang Kelurahan Sayang Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Rabu (25/11) kemarin.

Usut punya usut, korban pembacokan merupakan salah seorang anggota ormas. Setelah melewati penyidikan pihak kepolisian, diketahui korban berinisial I.Q (20) anggota SC 234 Ranting Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur.

Ketua SC 234 Ranting Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Muhammad Nazar, saat ditemui wartawan, Kamis (26/11)  menjelaskan, awal mula kejadian. Menurut Nazae, insiden tersebut terjadi sekira pukul 22.00 WIB. Saat itu korban hendak pulang setelah nonton pertandingan mini soccer di jalan Warujajar.

” Sepulang nonton pertandingan di mini soccer di Warujajar bersama tiga temannya, pulang lewat Jalan Raya. Setiba di depan toko serbu dicegat oleh beberapa orang tak dikenal yang memakai penutup wajah,” jelasnya.

Nazar melanjutkan, korban bersama tiga temannya ditanya apakah anggota salah satu club motor, dan korban pun menjawab dirinya merupakan anggota SC 234.

” Setelah itu korban disuruh jalan lagi, tanpa disadari ternyata dibuntuti oleh lima orang pengendara motor itu,” ucap Nazar.

Lebih lanjut Nazar mengatakan, setiba di Santiong yang saat itu korban sedang dibonceng oleh temannya, tiba-tiba dibacok dari belakang oleh pengendara motor yang membuntutinya.

” Pembacokan dilakukan dengan membabi buta oleh tiga orang yang membawa sajam,” sambungnya.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami luka begitu parah dan segera dilarikan ke RSUD Sayang Cianjur untuk mendapatkan perawatan medis.

” Saat kejadian diperkirakan sekira pukul 23.00 WIB, korban yang dibawa ke RSUD Sayang Cianjur mengalami luka bacokan di pundak dan tangan kanannya. Hingga harus dijahit kurang lebih 50 jahitan,” terangnya.

Masih dikatakan Nazar, setelah mendapatkan perawatan medis, korban pun bisa dibawa pulang. Dan Alhamdulillah tadi siang baru bisa diperbolehkan pulang ke rumah.

” Kami sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian dan sekarang sedang dalam penyelidikan di Polsek Cianjur Kota,” ujar Nazar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here