Laporan : Sandi/Dhani

Cianjur, metropuncaknews.com – Pemasangan Close Circuit Television (CCTV) untuk mengawasi situasi arus  lalu lintas di Kab. Cianjur, diantusiasi Plt Bupati Cianjur Herman Suherman, Hal itu nampak pada saat melakukan kunjungan kerja dan meninjau langsung ruang CCTV di kantor Dinas Perhubungan Kab. Cianjur beberapa waktu lalu.

Dikatakan Herman Suherman, pemasangan CCTV tersebut bertujuan untuk yang memantau keadaan lalu lintas di beberapa titik di Cianjur.

Ada pun lokasi yang telah terpasang CCTV saat ini ada delapan titik. Di Jalan Raya Bandung-Ciranjang, ruas Jalan Raya Puncak Cipanas, Simpang Empat Pramuka, Simpang Empat Ramayana, Simpang Tiga Tauco, Simpang Empat Toko Lily, Simpang Empat BLK juga di Bundaran Tugu Lampu Gentur.

” Dengan kehadiran CCTV Dinas Perhubungan Kab. Cianjur di beberapa titik tertentu, bertujuan untuk memonitor situasi lalu lintas di wilayah Cianjur. Diharapkan kedepan akan meningkatkan disiplin berlalu lintas bagi pengguna jalan umum serta mengurangi resiko kecelakaan lalu lintas juga memantau aktifitas sekitar lokasi tersebut,” kata Herman Suherman dalam akun Instagram pribadinya.

Dalam postingan tersebut, Herman Suherman juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur atas inovasi-inovasinya.

Sementara itu, Kasi Lampu Lalu Lintas Dishub Kab. Cianjur, M Iqbal S, S.H mengatakan, mudah-mudahan dengan adanya pemantauan lalu lintas melalui CCTV masyarakat Cianjur lebih tertib dalam berlalu lintas. Selain itu juga mau mematuhi aturan dan rambu-rambu lalu lintas di jalan.

” Mudah-mudahan ditahun yang akan datang bisa bertambah titik lokasi pemasangan CCTV,” kata Iqbal.  

Disinggung mengenai bagaimana mengatasi kemacetan, Iqbal mengatakan, untuk pengendalian dan pengawasan arus lalu lintas tetap akan menjalin kerjasama dengan pihak kepolisian. Khususnya di jalan-jalan yang rawan kemacetan.

” Ya, kami akan tetap berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Dalam hal ini kami bekerjasama dengan Sat Lantas Polres Cianjur,” jawabnya.

Lebih lanjut Iqbal mengatakan, CCTV ini aktif selama 24 jam untuk melakukan pemantauan terutama di pusat kota. Seperti di TMC, Simpang Ramayana, Tugu Gentur, BLK dan Toko Lily.

” Kalau misalkan ada penambahan anggaran, inginnya semua titik dipasang, seperti pusat kota terpenuhi kemudian simpang-simpang jalan terpenuhi. Tapi rencana untuk tahun ini baru tiga, di Cikidang, Suge dan Jalan Siliwangi,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here