Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Warga sekitar proyek pembangunan pelebaran jalan nasional, tepatnya di Rancaembe Desa Wangunjaya Naringgul Cianjur Selatan, merasa senang adanya proyek tersebut. Tak hanya warga sekitar yang merasakan manfaat dari adanya pelebaran jalan tersebut, para penguna jalan pun merasa nyaman saat melintas. Pasalnya, jalan yang dulu sempit kini jadi lebar.

Menurut pantauan disekitar lokasi pembangunan jalan tersebut, banyak warga yang berjualan makanan dan minuman.

Di lokasi tersebut, Kementerian PUPR melalui PPK 2.5 Jabar akhirnya merespon keluhan masyarakat Kecamatan Naringgul dan para penguna jalan. Jalan nasional yang menghubungkan Bandung – Cianjur Selatan – Naringgul – Cidaun yang masih sempit sepanjang 400 meter yang dihimpit Tebing Ranca embe di seputar Hutan Wangunjaya kiniditata apik pihak Kementerian PUPR. Hingga tak hanya melancarkan arus lintas saja, tapi juga dapat mendongkrak roda perekonomian masyarakat.

Saat dihubungi via telepon, Sabtu (01/08) Heryanto salah seorang warga Desa Wangunjaya, saat ini ia dan warga lainnya mengaku merasa terbantu dalam segi ekonominya.

” Alhamdulilah saya bersama pedagang lainnya bisa berjualan makanan dan minuman disekitar lokasi proyek. Untuk pembelinya tak lain adalah para penguna jalan yang berhenti menuggu jadwal buka tutup jalan, selain itu ya para pekerja proyek itu sendiri.”  katanya.

Nuraeni pedagang makanan di lokasi yang sama membenarkan, adanya proyek tersebut sangat membantunya. Apalagi di musim pandemi seperti sekarang ini semua serba dibatasi.

” Benar, kami saat ini kami sangat terbantu sekali dengan adanya proyek pembangunan pelebaran jalan ini. Apalagi saya kan sudah lama menjanda tidak ada yang menafkahi saya, nah alhamdulillah pihak kontraktor memperbolehkan jualan disekitar lokasi dan itu jelas sangat membantu sekali untuk mendapatkan penghasilan,” katanya.

Menyikapi adanya para pedagang disekitar lokasi proyek pelebaran jalan, Kepala PPK 2.5 Jabar Pitoyo Lorostomo menyambutnya dengan antusias. Karena satu sama lain saling menguntungkan.

” Kami hanya mengimbau agar para pedagang atau pembelinta untuk tidak membuang sampah sembarangan, apalagi membuangnya di jalan dan yang paling utama jangan menganggu lalulintas. Artinya mari bersama-sama menjaga baik kebersihannya maupun ketertibannya,” kata Pitoyo.

Lanjut Pitoyo, untuk kedepannya terkait penerangan jalan umum (PJU), akan di koordinasikan dengan dinas terkait.

” Nanti kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan setempat, supaya dipasang lampu penerangan jalan raya disepanjang jalan nasional, sebab kalau terkait lampu penerangan jalan umum itu bagian Dinas Perhubungan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here