Laporan : Dhani

Cianjur, metropuncaknews.com – Sebanyak 250 Ketua RT/RW dari 18 desa se-Kecamatan Cibeber dilantik  dan dikukuhkan Plt Bupati H. Herman Suherman. Pelantikan tersebut dilakukan ditengah berlangsung Expo UMKM di alun-alun Cibeber, Sabtu (25/07).

Herman Suherman saat ditemui awak media seusai melaksanakan pelantikan mengatakan, dirinya mengukuhkan Forum RT/RW tingkat desa seKecamatan Cibeber.

” Hari ini saya telah melaksnakan pelantikan dan pengukuhan Ketua RT/RW seKecamatan Cibeber, yang dalam pelaksanaannya sekaligus menyampaikan intruksi presiden dalam rangka mengembangkan ekonomi pasca Covid-19, yaitu peningkatan UMKM,” ucap Herman.

Masih dikatakan Herman, alhamdulillah untuk di Cibeber ini sudah dimulai dengan adanya Expo UMKM seKecamatan Cibeber.  Kegiatan ini digelar untuk memasarkan produk-produk unggulan dari tiap desa.

” Mudah-mudahan UMKM dengan seperti ini bisa bergerak lagi, dan Insya Alloh nanti dari Pemerintah Daerah akan membantu 1 UMKM sebesar Rp. 4 juta, dan saat ini di Kecamatan Cibeber sudah ada 22 UMKM,” tambah Herman.

Selanjutnya Herman juga mengatakan, untuk insentif RT yang semula Rp. 400.000 perbulan sekarang menjadi Rp. 500.000,-. Kalau dikali 1 tahun berarti Rp. 6 juta. “ Ini murni insentif RT tidak dikaitkan dengan Posyandu, tidak beli buku dan baju. Artinya tidak ada potongan apapun benar-benar murni insentif untuk RT berlaku mulai bulan Januari 2021,” tandasnya.

Sementara, Ketua Forum RT/RW Kabupaten Cianjur H. Daseng Hakimi membenarkan, sebanyak 250 ketua RT dan pengurus RT/RW dari 18 desa yang ada di Kecamatan Cibeber, telah dilantik/dikukuhkan oleh Bpk Plt Bupati Cianjur H Herman Suherman.

” Benar tadi pelantikan dan pengukuhannya dilakukan oleh Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman, dalam pelaksanaannya kami juga bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Cianjur, supaya lebih meriah lagi kami juga bekerjasama dengan UMKM,” jelas Ketua Forum RT/RW Kabupaten Cianjur.

Daseng juga mengatakan, menurut pengurus RT/RW Provinsi, seJawa Barat insentif RT di Cianjur adalah terbesar seJawa Barat. Yakni yang semula Rp. 400.000,- perbulan, kini menjadi Rp. 500.000,- dan itu berlaku mulai Januari 2021.

Daseng menegaskan, pihanya sebagai pengurus Forum RT/RW tidak turut campur dalam masalah tersebut. Insentif itu hak langsung para ketua RT. Untuk itu, pihaknya bekerjasama dengan Bank Jabar telah membuatkan rekening pribadi RT/RW agar insentif langsung masuk ke rekening pribadi.

“ Nah disitu kan ada struktural seperti skretaris dan bendahara. Yang mengetahui antara RT dan bendahara, masalah kebijakannya kembali kepada ketua RTnya,” terang Daseng.

Selanjutnya Daseng berharap,  agar pengurus Forum RT/RW baik tingkat desa, kecamatan, kabupaten hingga provinsi untuk bersinergis dengan pemerintahan.

” Misalnya, kalau Bupati turun ke kecamatan forum RT/RW juga harus ikut, karena kita itu bermitra dengan pemerintahan untuk menselaraskan program pembangunan,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here