Laporan : Sandi/Dhani

Cianjur, metropuncaknews.com – Seorang tersangka pembuat bahan peledak tanpa izin di Kampung Lebaksaat Desa Warga Asih Kadupandak Cianjur Jawa Barat, diciduk Jajaran Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur Jawa Barat.

Penangkapan tersebut bermula dari adanya laporan warga setempat, yang merasa diresahkan dengan adanya perakitan peledak tersebut. Diketahui tersangka perakit bahan peledak tak berizin itu berinisial D.

Dalam konfrensi pers, Rabu (14/10), Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai, mengatakan, penangkapan tersebut atas dasar adanya laporan warga. Pihak polisi pun bergerak cepat dan berhasil melakukan penangkapan serta menyita material di gudang penyimpanan bahan peledak tak berizin itu.

” Untuk tersangka baru kita amankan satu orang, si tersangka ini belajar merakit peledak dari rekannya yang masih kita mintai keterangannya dan akan segera kita amankan juga,” kata Rifai.

Adapun material yang kita amankan, lanjut Rifai, barang bukti berupa batangan pipa, resistor dan material-material lainnya yang biasa digunakan untuk pembuatan peledak/bom pipa.

” Dari bahan-bahan inilah tersangka D, merakit peledak. Untuk menghindari terjadinya hal tidak diinginkan, sebanyak dua unit bom pipa yang berhasil kita amankan sudah kita ledakan,” ujarnya.

Rifai menyambungkan, dari keterangan tersangka ini mengatakan bahwa peledak/bom pipa yang dibuatnya itu, adalah untuk membuat terowongan di proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

” Nah, daya ledak dari bom pipa yang dibuat tersangka D ini sangatlah tinggi (High Explosive), jadi pantas kalau untuk membuat terowongan,” terangnya.

Atas perbuatannya tersangka berinisial D, dijerat dengan Undang-undang Darurat No. 12/1951 pasal 1 ayat (1). Ancaman hukumannya minimalnya seumur hidup dan maksimalnya hukuman mati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here